Dua Tahun Kepengurusan Berkhidmat, PCNU Sidoarjo Gelar Lailatul Ijtima

oleh -22 Dilihat

 

SIDOARJOterkini — Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo gelar Lailatul Ijtima terkait capaian keberhasilan yang sudah dijalankan setelah ‘2 Tahun berkhidmat’ di Masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari, Lingkar Timur Sidoarjo, Ahad (17/12/2023) malam.

Dalam Lailatul Ijtima disampaikan keberhasilan yang telah diraih selama 2 tahun kepengurusan PCNU Sidoarjo masa khidmat 2021 – 2026, serta rencana pembangunan gedung 7 lantai kampus Unusida.

Pada kesempatan tersebut Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin menyampaikan rencananya gedung 7 lantai Unusida akan dibangun di sebelah selatan Masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari.

Nantinya Gedung 7 lantai menjadi bagian dari pembangunan komplek perkumpulan NU Sidoarjo. Selain sebagai gedung perkuliahan, fasilitas ini dapat digunakan untuk kegiatan NU nantinya.

“Pembangunannya akan dimulai tahun 2024, untuk itu mohon doa dan restunya agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu,” kata KH Zainal Abidin.

Dijelaskan Kiai Zainal, untuk pembangunan masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari saat ini sudah mencapai 60 persen dan sudah bisa digunakan untuk beribadah. Desainnya sangat unik dengan memadukan unsur Jawa, China, Mesir dan Eropa.

“Nantinya masjid ini akan menjadi kebanggaan warga Sidoarjo karena menggambarkan ke-Indonesia-an dan peradaban dunia. Insyaallah masjid ini menjadi yang pertama di Indonesia memiliki unsur Jawa, China, Mesir dan Eropa karena disebut masjid Nusantara,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan takmir masjid sekaligus panitia pembangunan masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari.

Adapun yang diangkat sebagai ketua takmir masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari ialah KH Zainal Hayat dari Tanggulangin yang beranggotakan pengurus dari PCNU dan masing-masing perwakilan MWC NU se-Sidoarjo.

Capaian PCNU Sidoarjo

Selama dua tahun khidmat PCNU Sidoarjo banyak program unggulan yang sudah terlaksana dengan baik. Ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin menyebutkan sudah mengikuti prosedur organisasi dan kegiatan-kegiatan lain yang menjadi ciri khas dari Nahdlatul Ulama (NU).

“Waktu NU Award yang dilaksanakan PWNU Jatim, PCNU Sidoarjo dan Banom banyak yang jadi juara 1. Kita juga dinobatkan sebagai juara umum,” ungkapnya.

Program Madrasah Membangun Madrasah

Untuk program strategis madrasah membangun madrasah, PCNU Sidoarjo sudah membentuk tim yang diberi nama tim tangguh.

Tim ini bertugas untuk mengumpulkan dana dan mencari lokasi atau tempat yang akan dibangun madrasah tersebut. Sekarang sudah terbangun satu madrasah MINU di Desa Tambakrejo, Kecamatan Krembung.

Masjid Membangun Masjid

PCNU Sidoarjo saat ini masih memfokuskan pembangunan masjid KH Muhammad Hasyim Asy’ari.

Menurut Kiai Zainal, kedepan akan melirik tanah-tanah kavling yang ada di perumahan untuk dibangun masjid dan madrasah Nahdlatul Ulama.

Rumah Sakit Membangun Klinik

Sedangkan program rumah sakit membangun klinik, PCNU Sidoarjo sudah ada dua klinik yang dikelola.

Pertama Klinik yang ada di Tulangan. Ini memang dari awal sudah berdiri dan dalam perjalanannya tetap dikawal PCNU Sidoarjo dan Muslimat NU Sidoarjo.

Kedua, PCNU Sidoarjo telah membeli klinik di Taman Puri. Sudah beroperasi dan kemarin sudah dilakukan akreditasi.

“Insyaallah diinformasikan dari yang melakukan akreditasi, klinik ini sudah dikategorikan bagus,” kata KH Zainal Abidin.

Kemandirian Ekonomi

Untuk mendukung kemandirian ekonomi, PCNU Sidoarjo sudah membangun dua BMT. Dan sekarang sudah mengelola aset sebesar Rp 5,7 miliar.

“Untuk BMT kita sudah punya dua cabang, di Porong dan Sidoarjo Kota. Dalam beberapa bulan ke depan kita akan segera dirikan cabang-cabang di MWCNU yang lain,” tutupnya.(cles)

No More Posts Available.

No more pages to load.