Pelaku Sakit Hati Motor Kesayangannya Dibeli, Penjual Nasi Bebek di Sedati Dibunuh

oleh -1249 Dilihat
Foto : Pelaku saat digelandang petugas di Mapolresta Sidoarjo (7/8)

Sidoarjosatu.com – Rulli Irwansyah (23) Pelaku pembunuhan Penjual Nasi Bebek di Sedati berdalih, dirinya tega menghabisi Ahmad Mukiyin (23) yang merupakan sepupunya di Desa Buncitan, Sedati, karena sakit hati setelah motor Jupiter MX kesayangannya telah dibeli korban dari ibu pelaku.

Hal tersebut diungkapkan pelaku, saat digelar rilis atas kasusnya di Mapolresta Sidoarjo, Senin 7 Agustus 2023.

Disampaikannya, motor Yamaha Jupiter MX miliknya tersebut, oleh ibunya dijual kepada sepupunya (korban) saat dirinya bekerja menjadi kuli di Jakarta.

“Dia (korban) merayu ibu saya agar menjual motor tersebut, hal itulah yang membuat saya sakit hati,”ucapnya sambil tertunduk sambil melirik motor Jupiter MX Nopol W 5123 PO yang dijadikan barang bukti tersebut.

Karena hal itulah, timbul niat pelaku untuk menghabisi korban. Rencanapun dibuat pelaku, pada Minggu (30/7) pelaku mengajak ketemuan korban dan sempat minum keras bersama korban. “Saat itu belum sempat untuk meracuni korban,”ujarnya.

Malam itu pelaku sempat menginap di kontrakan korban, bahkan pelaku membantu jualan korban.

Foto : Sepeda motor inilah yang membuat Pelaku nekat habisi korban (7/8)

Akhirnya pada Senin malam (31/7), bersama dengan AL (24) rekan korban pesta Miras. Racun jenis Potasium sisa saat kerja proyek di Jakarta yang sudah disiapkan. Minuman Arak yang sudah dicampur minuman Fanta mulai dituang. Nah, saat putaran kedua itulah pelaku menuangkan racun di gelas yang akan diminum korban yang mulai tampak sudah teler.

“Saat saya tuangkan potas, AL rekan korban mengetahui dan saya katakan kalau itu adalah sabu, biar lebih mantap,”ujarnya.

Sekali teguk arak bercampur potas, korban langsung menggelepar dan ketika itu pelaku bilang kepada AL kalau korban sedang kesurupan, dan menyuruh AL untuk membeli bunga.

Saat rekannya membeli bunga, pelaku mengambil HP dan dompet berisi uang Rp.140 ribu serta kunci. Saat AL tiba membawa bunga, pelaku mencampur dengan air dan diguyurkan ke sekujur tubuh korban sambil berlagak seperti dukun.

“Setelah itu, AL saya suruh pulang dan saya katakan kalau besok korban akan sembuh,”ucapnya.

Pelakupun akhirnya kabur dengan membawa motor Jupiter MX milik korban.

Hingga akhirnya saat AL pulang ke Tuban dan dihampiri oleh keluarga Ahmad Mukiyin yang mengatakan kalau korban tidak bisa dihubungi. Dan pada Jum’at malamnya (4/8) korban ditemukan meninggal membusuk di kontrakannya.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan berdasar kesaksian AL dan keterangan keluarga, Satreskrim Polresta Sidoarjo pada Sabtu dini hari (5/8) berhasil mengamankan pelaku di rumahnya yang berada di wilayah Desa Rangkah, Kidul.

Ditemukan juga motor Jupiter yang jadi alasan pelaku membunuh korban. “Selain potasium pelaku juga memberikan semacam bubuk pembersih lantai kamar mandi di dalam minuman korban,” jelasnya.

Menurut Kusumo, adanya lumuran darah berasal dari pembusukan mayat yang sudah empat hari ada di dalam lokasi kejadian. Pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP perihal pembunuhan berencana. “Pelaku diancam hukuman pidana seumur hidup,” imbuhnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.