Sembari Pimpin Line Dance Indah Kurnia Ajak Masyarakat Tambakrejo Untuk Cerdas Mengelola Keuangan

oleh -312 Dilihat

 

Foto: Indah Kurnia Anggota DPR RI lakukan Line Dance bersama masyarakat

SIDOARJO1 – Indah Kurnia anggota Komisi XI DPR RI sepertinya tidak pernah bosan untuk terus mengedukasi masyarakat agar tak terjebak pinjaman online. Berada Desa Tambakrejo Kecamatan Waru Sidoarjo, Legislator dari daerah pemilihan Jatim 1 ini bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar penyuluhan bertajuk Waspada Investasi Bodong dan Pinjaman Online Ilegal ini dilaksanakan pada Sabtu (18/2) di lingkungan RW 05.

Acara dikemas dengan Jalan santai. Ratusan warga tumpah ruah mengikuti kegiatan yang dilaksanakan bersama antara Yayasan Yayuk Edy Peduli bersama Tim Rumah Aspirasi Indah Kurnia.

Wasis, koordinator kegiatan menyampaikan terimakasih kepada Indah Kurnia, yayasan Yayuk Edy Peduli dan OJK yang telah berkenan memberikan edukasi kepada warganya

“Kami berharap agar masyarakat senang serta mendapatkan manfaat dari kegiatan ini,” ungkap Wasis.

Nur Mahmudi, kepala Desa Tambakrejo juga menyampaikan terimakasih kepada Indah atas komitmennya untuk membantu dan mendampingi warga Tambakrejo selama ini.

Foto : Indah Kurnia Anggota DPR RI bersama dengan Rifnal Alfani dari OJK saat memberikan penyuluhan ke masyarakat

Hadir sebagai narasumber pada kesempatan tersebut adalah Rifnal Alfani dari kantor regional 4 OJK Jawa Timur. dirinya menghimbau bila memang benar-benar membutuhkan pinjaman dari aplikasi online, agar memilih platform pinjaman online yang legal.

“Saat ini banyak sekali platform-platform pinjaman online ilegal yang menawarkan kemudahan namun justru menyengsarakan,”ungkapnya.

Rifnal menambahkan, bila ada masyarakat menemukan kasus jerat pinjaman online bisa melaporkan ke OJK melalui nomor WhatsApp 081157157157. Demikian juga bagi masyarakat yang mau melakukan pinjaman melalui online agar melakukan pengecekan legalitas lembaga lebih dulu. Yaitu dengan cara mengetik nama aplikasi dan mengirimkannya melalui whatsaap ke nomor 081157157157.

“Dengan cara itu masyarakat akan mendapat jawaban mengenai aplikasi tersebut legal atau tidak,”ucapnya.

Sementara itu Indah Kurnia yang hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan masyarakat harus bijak mengatur keuangannya, yakni menggunakan uang berdasar kebutuhan saja.

“Kita harus bijak mengatur keuangan, hindari membeli barang yang konsumtif,”tutur Indah Kurnia di depan warga Tambakrejo Waru.

Suasana acara yang sangat bersahabat digunakan oleh Indah Kurnia untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah terjebak pada tawaran-tawaran investasi yang tidak logis.

“Terimakasih warga Tambakrejo yang sudah kompak dan rukun dan mau repot untuk bersama-sama mengedukasi diri, jelas Indah”.

“Akhir-akhir ini kita banyak informasi yang tidak sehat melalui sosial media. Mengenai investasi bodong dan pinjaman online ilegal. Jangan mau ditawari iming-iming sesuatu yang tidak rasional oleh pihak siapapun. Investasi yang tidak rasional, lanjut Indah”

Salah satu upaya untuk bisa mempertahankan kondisi keuangan keluarga adalah dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan produktif seperti usaha maupun opsi lain yang lebih menantang dan menjanjikan keuntungan seperti investasi dengan tujuan agar uang tidak berhenti di tabungan.

Oleh sebab itu, Indah Kurnia mengapresiasi edukasi dan sosialisasi yang dilakukan oleh OJK terhadap masyarakat secara rutin, periodik, dan konsisten. Meski di hari libur OJK tetap mau kami ajak turun ke Masyarakat untuk melakukan edukasi, terimakasih, jelas Indah.

“OJK melakukan bersama dengan kami Anggota Komisi XI DPR RI di seluruh daerah pemilihan kami masing-masing,” ujarnya.

Indah Kurnia juga berterimakasih atas antusiasme warga mengikuti penyuluhan tersebut.

“Terimakasih seluruh warga Tambakrejo yang sudah mau sehat (jalan sehat) mau terus belajar mengedukasi diri agar tidak terjebak Investasi bodong dan Pinjaman Online”. Semoga semua diberi kesehatan agar bisa terus berjuang demi kehidupan yang lebih baik” pungkasnya.(cles)

No More Posts Available.

No more pages to load.