Mitigasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Gencarkan Normalisasi Sungai

oleh -90 Dilihat
oleh
Kepala Dinas PUBMSA Sidoarjo, Mohammad Mahmud, saat dilokasi kegiatan normalisasi sungai. (Ist)

SIDOARJOSATU.COM – Upaya memitigasi banjir serta pembersihan sedimen yang menumpuk. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSA), terus memacu proyek normalisasi sungai di
berbagai titik strategis.

Kepala Dinas PUBMSA Sidoarjo, Mohammad Mahmud, menyampaikan bahwa fokus
pengerjaan ini berada di sungai kawasan belakang Pabrik Gula (PG) Krembung, tepatnya di wilayah Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung, Sidoarjo.

“Hari ini kita melakukan normalisasi sungai di belakang PG Krembung karena sedimennya sudah sangat banyak. Kita perlu melakukan intervensi normalisasi pada pagi hari ini,” ujar Mahmud saat ditemui lokasi, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, pengerjaan di titik Mojoruntut ini ditargetkan mencakup aliran sungai sepanjang kurang lebih 3 kilometer.

Baca juga: Peringati HPN 2026, PWI Sidoarjo Tegaskan Komitmen Pers Profesional dan Berintegritas

Selain itu, Ia juga optimistis pengerjaan di lokasi tersebut akan rampung dalam waktu dekat agar alat berat dapat segera digeser ke titik lain yang membutuhkan penanganan serupa.

“Target kami dua sampai tiga hari lagi sudah selesai di sini. Setelah itu, kami akan berpindah ke lokasi yang lain secara simultan,” tambahnya.

Dilokasi lain, Mahmud menjelaskan bahwa pihaknya telah menjadwalkan normalisasi di empat lokasi berbeda mulai esok hari, di antaranya adalah Normalisasi Kacer Nguli, Desa Kedung Kembar.

Kemudian Normalisasi Afvoer di Desa Wilayut Kecamatan Sukodono. Kemudian Pembersihan Sampah rutin di sungai, lantas di daerah Kedondong, Tulangan.

Baca juga: Diduga Manfaatkan Cuti untuk Wisata Bersama, Puluhan Kepala Sekolah SD di Sidoarjo Terancam Sanksi Disiplin

Disisi lain, disampaikan juga bahwa hasil pengerukan sedimen dari normalisasi sungai ini tidak dibuang percuma. Dinas PUBMSA bersinergi dengan TNI melalui Kodim dan Koramil untuk memanfaatkan sedimen tersebut sebagai bahan pengurukan dalam program Karya Bakti TNI Terpadu (KDMP).

“Sedimen hasil normalisasi ini kami manfaatkan untuk menunjang pengurukan KDMP, yang bersinergi dengan rekan-rekan dari Kodim dan Koramil sehingga memberikan nilai manfaat lebih bagi masyarakat,” jelas Mahmud.

“Tidak ada kendala berarti di lapangan. Kami terus memantau progres harian, baik untuk perbaikan jalan maupun normalisasi sungai, agar berjalan sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.