SIDOARJOSATU.COM – Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (IKA UINSA) Surabaya meresmikan kantor barunya yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani No. 153, Surabaya, Jumat (11/7/2025). Kantor ini menjadi tonggak baru perjalanan organisasi alumni dalam membangun kemandirian dan memperluas kontribusinya di luar lingkungan kampus.
Peresmian dilakukan oleh Ketua Umum IKA UINSA, Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si, ditandai dengan pengguntingan pita, doa bersama, serta makan tumpeng sebagai wujud rasa syukur dan harapan. Simbol gunungan di tengah tumpeng dipilih sebagai lambang bahwa organisasi alumni ini ingin terus menapaki jalan menuju puncak keberhasilan.
“Peresmian kantor ini adalah bagian dari ikhtiar kami untuk menjadikan IKA UINSA sebagai organisasi alumni yang mandiri, berdaya, dan proaktif dalam menjalankan program-program strategis di luar kampus,” ujar Ida dalam sambutannya.
Ida menegaskan, sejak awal kepengurusan, keinginan untuk memiliki kantor di luar kampus sudah menjadi bagian dari visi organisasi. Dengan keberadaan kantor baru ini, IKA UINSA diharapkan lebih leluasa berekspresi dan bergerak.
Dalam kesempatan tersebut, Ida memaparkan tiga fokus utama IKA UINSA ke depan:
1. Mewujudkan alumni yang sukses di bidangnya masing-masing.
2. Memberdayakan alumni agar mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
3. Membangun kemandirian organisasi alumni sebagai bagian dari pembangunan bangsa.
“Tiga agenda ini menjadi fondasi IKA UINSA dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, dan merupakan bentuk respon konkret terhadap tantangan zaman,” ujarnya.
IKA UINSA, yang didirikan pada 2016, diakui belum sepenuhnya mampu melakukan konsolidasi struktural maupun memberikan kontribusi besar kepada kampus. Namun, potensi jejaring dan sumber daya alumni menjadi kekuatan yang terus dioptimalkan.
“Kita punya SDM yang memadai untuk ikut membangun bangsa ini. Kuncinya adalah sinergi dan kerja kolektif, bukan jalan sendiri-sendiri,” tegas Ida.
Suasana peresmian berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif. Hadir dalam acara tersebut pengurus dan anggota IKA UINSA dari berbagai daerah di Jawa Timur. Peresmian ini sekaligus menjadi momentum refleksi sekaligus penyatuan visi di antara para alumni.
“Kami ingin menjalin hubungan yang baik. Bukan cinta sepihak atau bertepuk sebelah tangan. Kalau kampus dan alumni berjalan beriringan, dampaknya tentu luar biasa, tidak hanya bagi alumni, tapi juga bagi kampus kita tercinta,” kata Ida.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal IKA UINSA, Drs. Suhadi menambahkan bahwa kemandirian menjadi ciri khas IKA UINSA dibandingkan organisasi alumni dari perguruan tinggi keagamaan lainnya di Indonesia.
“IKA UINSA berjalan tanpa sokongan langsung dari kampus, dan ini menjadikan kami salah satu organisasi alumni paling mandiri dalam lingkungan PTKIN,” ungkap Suhadi.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, IKA UINSA menatap masa depan dengan penuh optimisme. Kantor baru ini menjadi simbol awal dari langkah-langkah besar yang akan diambil bersama para alumni untuk memberi dampak nyata bagi umat, masyarakat, dan bangsa.
“Mari kita kuatkan jejaring dan kerja sama, agar sukses tidak hanya milik individu, tapi menjadi milik bersama,” tutupnya. (Had).





