SIDOARJOSATU.COM – Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi, didampingi Kalaska BPBD Sidoarjo Mustain Baladan, mengunjungi lokasi kebakaran untuk memastikan penanganan korban musibah. Mereka menyampaikan bahwa Pemkab Sidoarjo akan segera menyalurkan bantuan sosial kepada para korban.
“Bantuan sosial segera disalurkan, salah satunya adalah family kit yang bisa langsung dimanfaatkan, seperti selimut dan peralatan mandi,” kata H. Subandi, Senin, (2/12/2024).
Selain bantuan peralatan, Pemkab Sidoarjo juga merencanakan perbaikan fisik rumah korban menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). BPBD Sidoarjo akan terlibat dalam proses perbaikan rumah tersebut.
H. Subandi juga mengingatkan kepada warga untuk lebih memperhatikan instalasi listrik di rumah masing-masing. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa instalasi listrik sesuai dengan standar PLN dan SNI untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat berujung pada kebakaran.
“Instalasi listrik harus diperhatikan, terutama yang sudah lama. Pastikan kabel dan saklar sesuai dengan standar, karena korsleting listrik menjadi salah satu penyebab kebakaran yang paling sering terjadi,” pesan Subandi.
Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk segera menangani musibah ini dan memberikan perhatian maksimal kepada para korban.
Musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah terjadi di Dusun Banjar, Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo pada 20 November 2024. Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut.
Kebakaran bermula dari rumah kontrakan milik Rudi. Pada saat kejadian, rumah tersebut sedang kosong karena Rudi sedang bekerja, sementara istrinya sedang mengikuti kegiatan outbond dan anaknya berada di sekolah. Api yang berasal dari rumah Rudi dengan cepat menyambar rumah milik Minarni yang terletak di sebelahnya.
“Setengah jam saja rumah ini sudah habis dilalap api,” ujar Rudi dengan wajah syok saat ditemui di lokasi kebakaran. Ia mengatakan kaget saat pulang kerja pada pukul 16.00 WIB dan mendapati rumahnya sudah habis terbakar.
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Sidoarjo yang tiba di lokasi kebakaran segera berhasil mengendalikan kobaran api dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam. Namun, kerusakan pada kedua rumah sudah tidak terelakkan, hanya menyisakan kayu-kayu atap yang telah menjadi arang. (Had)





