Terpilih Menjadi Ketua Umum 2026-2029, M Rafi Wibisono Komitmen Kembangkan Atlet Unggul di Porprov 2027

oleh -50 Dilihat
oleh
Muhammad Rafi Wibisono (Kemeja putih panjang) saat terpilih menjadi Ketua Umum KONI Sidoarjo. (Sidoarjosatu)

SIDOARJOSATU.Com – Terpilih sebagai nahkoda baru Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo. Legislator muda M. Rafi Wibisono di pilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Sidoarjo, di ruang press conference Stadion Gelora Delta Sidoarjo, pada Rabu (26/8/2026).

Ia meraih dukungan dari 36 cabang olahraga (cabor) Sidoarjo untuk menduduki posisi Ketua KONI Sidoarjo, melalui proses verifikasi hingga dinyatakan memenuhi persyaratan.

BACA JUGA: Beras Murah di Jumat Berkah, Cara Pemuda Pancasila Bantu Ringankan Beban Warga

“Alhamdulillah, semua tahapan-tahapan sudah kami lalui, dan seluruh persyaratan sudah kita penuhi. Untuk total dukungan, kami mendapatkan 36 Cabor dan memenuhi syarat seluruhnya,” ujar Rafi.

Dalam kepemimpinannya, Rafi membawa gagasan “Atlet Unggul, Sidoarjo Juara”. Menurutnya, keberhasilan olahraga tidak semata-mata diukur dari jumlah medali, tetapi dari kualitas pembinaan serta masa depan atlet.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah mengumpulkan seluruh cabor. Forum tersebut akan menjadi ruang untuk mengevaluasi berbagai persoalan sekaligus menyerap aspirasi dari masing-masing cabor.

Berbagai kebutuhan, mulai dari pembinaan atlet, kompetisi hingga sarana dan prasarana, akan dipetakan. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi dasar penyusunan program KONI Sidoarjo ke depan.

“Ke depan, kita akan kumpulkan seluruh cabor untuk menyerap pendapat. Apa kekurangan di setiap cabor, itu yang akan kita cari solusinya. Ini bagian dari persiapan kita menuju Porprov 2027,” ujar Rafi.

Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 menjadi salah satu prioritas utama kepengurusan Rafi.

Ia menilai waktu sekitar satu tahun yang tersisa harus dimanfaatkan secara maksimal untuk membangun kekuatan kontingen Sidoarjo.

Kejurkab yang telah digelar akan menjadi salah satu basis dalam menjaring atlet potensial. Bibit-bibit unggul akan dipantau dan dipersiapkan secara lebih serius agar mampu bersaing di ajang Porprov 2027.

BACA JUGA: Warga Perumtas 3 Grabagan RW 09, Perkuat Kebersamaan Melalui Semarak Kemerdekaan RI Tahun 2026

“Masih ada waktu sekitar satu tahun. Kita akan manfaatkan untuk menyeleksi dan mempersiapkan atlet-atlet potensial yang siap diterjunkan di Porprov,” ungkapnya.

Namun, Rafi menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak boleh berhenti pada pencapaian prestasi di arena pertandingan. Masa depan atlet, khususnya pendidikan dan jenjang karier, juga menjadi perhatian.

Menurutnya, atlet harus tetap mendapatkan pendampingan pendidikan agar memiliki bekal yang cukup ketika nantinya tidak lagi aktif sebagai atlet.

“Setiap atlet harus kita dampingi dengan pendidikan. Atlet fokus latihan, pendidikan tetap tidak ditinggalkan. Setelah jadi atlet, mereka tetap bisa memiliki jenjang karir,” tegasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, KONI Sidoarjo akan mendorong sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo maupun kalangan korporasi.

Kerja sama itu diharapkan dapat membuka peluang bagi atlet berprestasi untuk melanjutkan karier di dunia kerja.

“Kita akan kerja sama dengan Pemkab dan korporasi di Sidoarjo,” katanya.

Selain pembinaan atlet, persoalan sarana dan prasarana latihan juga menjadi perhatian. KONI akan memetakan kebutuhan fasilitas dari masing-masing cabor agar program latihan dan persiapan atlet dapat berjalan lebih optimal.

BACA JUGA: Sidang Kasus Tanah Eks Gogol Mulyodadi Kecamatan Wonoayu, Empat Saksi Bantah Terima Uang dari Terdakwa Kades

Sementara itu, Rafi belum berencana melakukan perubahan besar terhadap struktur kepengurusan KONI Sidoarjo.

Pasalnya, evaluasi akan dilakukan secara bertahap setelah kepengurusan mulai berjalan dan kebutuhan organisasi diketahui secara lebih menyeluruh.

Bagi Rafi, Porprov Jatim 2027 bukan sekadar ajang untuk mengejar medali. Kompetisi tersebut menjadi momentum untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus membangun fondasi olahraga Sidoarjo yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Target akhirnya bukan hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu mengharumkan nama Sidoarjo dan membuat daerah ini semakin diperhitungkan dalam peta olahraga Jawa Timur. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.