Tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA Umsida Ajak Generasi Muda Kepetingan Mengenal Sains dan Budaya Lebih Dekat

oleh
EDUKATIF : Di Museum Mpu Tantular, para siswa bisa melihat berbagai koleksi benda-benda bersejarah yang menceritakan kisah Jawa Timur.

SIDOARJO SATU – Tim Program Penguatan Kapasitas (PPK) Ormawa Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), sukses menggelar acara Jelajah Sains dan Budaya di beberapa tempat di Sidoarjo.

Kegiatan yang diikuti oleh siswa Sekolah Dasar (SD) yang ada di Dusun Kepetingan itu berlangsung meriah. Mereka menjelajahi budaya yang ada di Sidoarjo. Seperti Museum Mpu Tantular dan Alun-alun Sidoarjo.

Di Museum Mpu Tantular, mereka bisa melihat berbagai koleksi benda-benda bersejarah yang menceritakan kisah Jawa Timur.

Setelah selesai di Museum Mpu Tantular, anak-anak diajak menuju pusat kota, yaitu Alun-alun Sidoarjo. Di sini, mereka menikmati makan siang sambil bermain bersama teman-teman.

Suasana ceria dan penuh tawa semakin menambah keceriaan acara ini. Sebelum pulang mereka diberi kesempatan untuk membeli pernak-pernik lucu yang dijual di sekitar Alun-alun seperti gelang dan banyak mainan lainnya.

Bagian dari Program Saung Cerita yang Menebar Ilmu di Dusun Terpencil

Kegiatan Jelajah Sains dan Budaya ini merupakan bagian dari program Saung Cerita. Program ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan akses pendidikan di daerah-daerah terpencil dengan cara yang menyenangkan. Melalui kegiatan jelajah ini diharapkan anak-anak dapat tetap mengetahui peninggalan sejarah dan budaya yang ada serta dapat mengembangkan potensi dan minat mereka di bidang sains.

“Kegiatannya seru sekali! Saya sangat senang, Kak, bisa belajar banyak tentang sejarah, budaya, dan sains yang ada di Museum Mpu Tantular. Selain itu, diajak bermain ke Alun-alun juga sangat menyenangkan. Kapan kita ke Museum lainnya lagi kak?” ujar Refa, salah satu peserta yang duduk di bangku SD dengan penuh semangat.

Sepakat dengan Refa, Khalima, salah satu orang tua peserta sekaligus ibu kepala dusun, juga merasa sangat senang dengan adanya kegiatan ini.

“Alhamdulillah, anak-anak menjadi bertambah ilmu dan pengalaman. Terima kasih banyak atas kesempatan berharga ini, karena jarang sekali anak-anak di sini diajak mengeksplorasi ke luar dusun. Mohon maaf jika anak-anak sangat aktif,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

Tantangan Akses dan Solusi Kreatif

Meskipun akses menuju Museum Mpu Tantular cukup sulit, semangat tim PPK tidak surut. Mereka rela menyewa perahu untuk menjangkau lokasi yang sulit dijangkau transportasi darat.

Sesampainya di Pasar Ikan, perjalanan dilanjutkan menuju Museum Mpu Tantular menggunakan bus yang disediakan oleh Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

“Perjalanan yang cukup melelahkan karena cuaca panas tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk tetap bersemangat. Melihat antusiasme mereka, saya merasa semua upaya yang telah dilakukan sangatlah sepadan. Kegiatan di museum sangat bermanfaat bagi anak anak. Mereka bisa belajar banyak tentang sejarah dan budaya dengan penuh semangat,” ungkap Kirana, penanggung jawab program Saung Cerita.

Kegiatan di Alun-alun Sidoarjo, imbuhnya, semakin menambah keceriaan mereka. Momen makan bersama sambil menikmati suasana alun-alun adalah kenangan yang tak terlupakan. Ia dan tim merasa sangat bersyukur bisa memberikan pengalaman berharga ini kepada anak-anak

Suksesnya acara Jelajah Sains dan Budaya ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Tim PPK Ormawa berharap kedepannya kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi berbagai pihak lain untuk turut serta dalam memajukan pendidikan anak-anak, khususnya di daerah-daerah yang masih membutuhkan.

Citra Azizah, mengungkap bahwa adanya kegiatan seperti ini, bisa membuat banyak anak-anak Indonesia yang memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, kreatif, dan inovatif. (*)

Penulis : Oktavia Kusumawardani

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.