Andri Chrystanto (ACT) : BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Sangat Penting Bagi Petani

oleh -620 Dilihat

 

Foto Andri Chrystanto Caleg Gerindra Dapil Sidoarjo 1 saat bersama petani

SIDOARJOterkini – Bacaleg Partai Gerindra Sidoarjo Andri Chrystanto (ACT) pada peringatan Hari Tani Nasional ke-63 menyampaikan dukungannya terhadap apa yang disampaikan Bapak Petani Sidoarjo, Ir. H Bambang Haryo Soekartono agar pemerintah mengcover BPJS kesehatan gratis khusus petani dan buruh tani dalam mewujudkan kesejahteraan mereka, Minggu 24 September 2023.

Disampaikan calon legislatif (Caleg) dapil Sidoarjo I Andri Chrystanto, kesehatan dan nasib dari pada petani harusnya menjadi prioritas baik pemerintah daerah maupun pusat. Mengingat, dari mereka tumbuh jutaan ekonomi runtutan.

“Saya sangat mendukung apa yang diungkapkan Bapak Petani Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) untuk memberikan fasilitas kesehatan gratis bagi para petani dan buruh tani. Bila perlu BPJS ketenagakerjaan juga dicover meski tidak seterusnya setidaknya ada garansi beberapa bulan untuk mereka,” tegas Andri menggelora.

Menurutnya, selain kesehatan jaminan keselamatan bekerja seperti BPJS ketenagakerjaan juga harusnya diperoleh petani dan buruh tani. Andri mengakui selama ini pemerintah hanya fokus terhadap bantuan-bantuan yang bersifat kelompok seperti mesin bajak sawah dan lain sebagainya.

“Kebutuhan personal petani dan buruh tani ini juga tak kalah penting apalagi menyangkut kesehatan dan keselamatan mereka,” ujar Andri.

Dia menambahkan bahwa berdaulat pangan dapat diartikan pemerintah daerah berhak menentukan kebijakan pangan secara mandiri yang menjamin hak pangan masyarakat dalam menentukan sistem pertanian pangan yang sesuai dengan potensi sumber daya lokal.

“Dalam perwujudan kedaulatan pangan tersebut, terdapat beberapa faktor yang menghambat kedaulatan pangan yaitu peralihan lahan pertanian, infrastruktur yang kurang menunjang, lambatnya penerapan teknologi, distribusi pupuk yang kurang lancar,” terangnya.

Ditambahkannya, tata kelola irigasi pertanian yang optimal, melalui rehabilitasi jaringan irigasi tertier, serta penyediaan sumber-sumber air seperti embung, dam parit, dan irigasi perpipaan atau perpompaan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan produktivitas padi.

“Sinergi dalam pembangunan pertanian dalam peningkatan produksi beras ini menjadi tugas bersama. Hal ini sangat penting karena menjaga ketersediaan pangan merupakan prioritas utama pemerintah,” tegas Andri mengakhiri.(cles)

No More Posts Available.

No more pages to load.