Anggota Komisi II DPR RI Pastikan Gudang Penyimpanan Logistik Pemilu Aman

oleh -1130 Dilihat

 

SIDOARJOterkini – Untuk memastikan kesiapan logistik Pemilu di Kabupaten Sidoarjo, anggota Komisi II DPR RI, Aminurrokhman lakukan sidak ke gudang penyimpanan logistik pemilu KPU Sidoarjo, Senin, (27/11).

Dipilihnya Sidoarjo, penduduknya padat selain itu letak Sidoarjo yang berbatasan dengan Surabaya. Kedatangannya untuk memastikan penyimpanan logistik pemilu dalam keadaan baik.

“Semua tahapan dan penyelenggaraan Pemilu harus sudah disiapkan oleh KPU Sidoarjo,”ungkap Aminurrokhman.

Dikatakannya, tahapan kampanye sudah mulai dimulai pada 28 November besok, dirinya meminta dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik sesuai regulasi.

“Utamakan kondusifitas, pihak penyelenggara harus benar-benar adil dan tegas, kepada peserta pemilu silahkan berkompetisi dengan sehat sesuai aturan yang sudah ditetapkan,”ujarnya.

Dirinya menyebut, gudang penyimpanan logistik pemilu di Sidoarjo cukup aman, dan tempatnya bebas banjir. Ruangan yang digunakan lebih daripada cukup.

“Ada beberapa logistik yang belum sampai di Sidoarjo, yakni kotak suara dan surat suara,”ucapnya

Dia mengungkapkan, logistik pemilu belum semua tiba, surat suara kurang dari 43 persen dan masih dalam proses. Karena itu ia menginginkan pada bulan Desember nanti logistik telah datang 100 persen di Sidoarjo.

“Kalou surat suara memang masih on proses pencetakannya dan itu sudah di distribusikan ditingkat penyelenggara baik Kabupaten, Provinsi maupun Pusat,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Aminurrokhman menegaskan, supaya tidak menimbulkan disharmonisasi, Bupati Sidoarjo harus menjaga netralitas Aparatus Sipil Negara (ASN). Karena hal tersebut menjadi kata kunci utama dalam suksesnya Pemilu 2024 besok.

” Bahkan jika Bupati nge like sesuatu di instagram maka akan dicari jejak digitalnya dan akan diberikan sanksi,”tegasnya

Selain itu, dirinya juga meminta komitmen akan netralitas dari penyelenggara. Jika saja ketahuan terjadinya pelanggaran maka penyelenggara akan berhadapan dengan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).

“Para penyelenggara sudah paham dan komitmenya juga sudah jelas, kami tidak ingin mereka menjadi pemicu sebuah masalah tapi mereka harus menjadi pemicu dari kesuksesan pemilu tahun,” tandasnya. (cles)

No More Posts Available.

No more pages to load.