,

APES ; Mobil Brio Merah Berhasil Diamankan Petugas Setelah Berulangkali Kabur Usai Mengisi BBM

oleh -290 Dilihat
Foto : Mobil Brio yang kabur usai ngisi BBM

Sidoarjosatu.com – Sebuah mobil penumpang Honda Brio warna merah dengan plat nomor AD 8546 XS terpaksa dihentikan oleh petugas Jasa Marga Toll Officer Surabaya-Gempol di KM 749.000. konon, pengemudi mobil tersebut nekat kabur usai mengisi BBM di Rest Area Sidoarjo tepatnya KM 753 B desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono.

General Manager Representative Officer (RO) 3 Surabaya-Gempol Dominicus Hari Pratama membenarkan kejadian ini. Dia menjelaskan pengemudi ini kabur saat petugas SPBU tengah mengambil mesin Elektronik Data Capture (EDC) untuk keperluan pembayaran. Selasa, (18/7) sekitar pukul 14.00 Wib.

“jadi mobil tersebut sebelumnya mengisi bbm jenis pertalite dengan pembayaran menggunakan kartu kredit. Tapi saat petugas mengambil mesin EDC, pengemudi justru langsung kabur begitu saja,” ujar Hari Rabu, (19/7).

Melihat konsumennya kabur, operator SPBU langsung melapor ke manajer. Setelah melalui pengejaran dan berhasil dihentikan di KM 749.000. pelaku diketahui bernama Torik Husen (38) warga Kramatjati.

“Pelaku sempat meminta damai dengan menawarkan membayar sesuai dengan nominal tagihannya sebesar Rp 212 ribu, namun ditolak oleh petugas,” lanjut Hari.

Pelaku kemudian diserahkan ke Sat Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Jatim untuk penyelidikan.

Dari komunikasi dengan paguyuban SPBU, diketahui pelaku sudah melakukan aksinya berulang kali.Bahkan beberapa operator SPBU yang menjadi korban, sudah menandai mobil pelaku.

“Infonya lebih dari 4 kali di tempat berbeda, selain di rest area KM 753 B, juga pernah melakukan di rest area KM 754 A, rest area KM 84 B (jalan tol Pandaan – Malang), SPBU 54.612.55 arah Waru dan juga juga di SPBU di dalam kota Surabaya,” terang Hari.

Untuk mencegah kejadian serupa, pihak Jasa Marga termasuk pengelolaan Rest Area akan melakukan evaluasi keamanan.

“Operasional SPBU kewenangan Pertamina, kami ajak duduk bareng untuk berkoordinasi guna pencegahan, namun untuk saat ini peletakan rubber cone di depan kendaraan hanya untuk yang mengisi BBM non subsidi saja,” Pungkas Hari. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.