Bari’an, Tradisi Dusun Wringinpitu Balongbendo Yang Tetap Dilestarikan

oleh -313 Dilihat

 

SIDOARJO – Sejak pagi hari, warga Dusun Wringinpitu Desa Bakalan Wringinpitu Kecamatan Balongbendo berduyun-duyun menuju Balai Pedukuhan sambil membawa beraneka jenis makanan dan tumpeng untuk menggelar acara Bari’an, Selasa 14 Maret 2023.

Bari’an atau yang biasa disebut Bersih Desa atau Ruwat Desa merupakan tradisi masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan untuk mengungkapkan syukur atas rahmat dan karunia yang telah diberikan oleh Allah SWT. Berbagai makanan yang dibawa warga berasal dari hasil pertanian yang ditanam.

“Kita patut ungkapkan syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat yang diberikan kepada kita semua,”ungkap Nanang HS Kepala Desa Bakalan Wringinpitu.

Dikatakan Nanang, acara Bari’an atau ruwat desa yang digelar selain sebagai wujud syukur juga untuk menghormati para leluhur pendiri desa yang telah berjasa menjadikan Desa Bakalan Wringinpitu.Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Wringinpitu dan semua pihak yang telah mendukung acara ini.

“Tradisi Bari’an harus terus dilestarikan untuk menjaga nilai luhur yang telah ditanamkan oleh para nenek moyang kita,”ujarnya.

Sementara itu Ismanto tokoh masyarakat mengapresiasi apa yang dilakukan warga dengan menggelar bersih desa. Semua warga mulai yang muda, tua, anak-anak guyub rukun dan ikut larut dalam gelar doa memohon keselamatan.

“Semoga Dusun Wringinpitu selalu guyub dan dijauhkan dari marabahaya dan warganya tetap rukun,”ucapnya.

Prosesi acara Bari’an diisi dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh ustadz Isa Bukhori berlangsung dengan khidmat dan khusyu’. Untuk malam hari, acara Ruwat Desa akan diisi pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan Dalang Ki Seno Wibowo,S.Pd,.M.Pd dari Kab Mojokerto dengan lakon Tumuruning Wahyu Katentreman.(cles)

No More Posts Available.

No more pages to load.