,

Bukan Sekadar Kenal Profesi, Career Day SMP Al Muslim Ajak Siswa Rancang Masa Depan Sejak Dini

oleh -24 Dilihat
oleh
Foto : Ratusan siswa SMP Al Muslim mengikuti Career Day 2026/2027 yang digelar di SMP Al-Muslim Sidoarjo, Rabu (2/9/2026).

SIDOARJOSATU.COM — Bagaimana rasanya berdiskusi langsung dengan seorang pelatih basket, fisioterapis, advokat, pengusaha, hingga profesional di bidang teknologi digital? Pengalaman itulah yang dirasakan ratusan siswa SMP Al Muslim dalam Career Day 2026/2027 yang digelar di SMP Al-Muslim Sidoarjo, Rabu (2/9/2026).

Mengusung tema “Explore Talent, Empower Your Future”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi siswa kelas VII, VIII, dan IX untuk mengenali minat, mengeksplorasi potensi, sekaligus mulai menyusun peta jalan karier yang ingin mereka tempuh di masa depan.

Sejak pagi, suasana SMP Al Muslim tampak berbeda. Antusiasme siswa terlihat ketika mereka mengikuti rangkaian kegiatan yang secara khusus dirancang untuk memperkenalkan realitas dunia profesi secara lebih dekat.

Baca juga : Create to Care: Crafting for a Greener Earth, Siswa SMP Al-Muslim Diajak Eksplorasi Inovasi Ramah Lingkungan Dari Kardus Bekas

Bagi SMP Al Muslim, Career Day bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah memperkuat profil lulusan, khususnya aspek Personal Excellence. Siswa didorong untuk memiliki kepercayaan diri terhadap potensi yang dimiliki sekaligus berani menghadapi tantangan dalam perjalanan menuju masa depan.

Menariknya, pilihan kelas karier dalam Career Day tahun ini tidak ditentukan secara sepihak. Sekolah terlebih dahulu melakukan penjaringan minat sehingga siswa dapat mengikuti bidang yang sesuai dengan ketertarikan mereka.

Sebanyak 12 kelas karier kemudian dibuka, yakni anggota militer, atlet basket, atlet futsal, content creator, digital technology, desain grafis, entrepreneur, psikolog, musisi, public speaker, tenaga medis, serta legal and justice.

Beragam profesi tersebut diisi oleh para praktisi yang memiliki pengalaman langsung di bidangnya.

Kelas anggota militer menghadirkan Laksamana Pertama TNI Muhammad Tohir, General Manager Juanda International Airport. Kelas atlet basket diisi Rafdi Ghazi, Basketball Coach, sementara kelas atlet futsal menghadirkan Ruli Yanto, Manager & Pelatih Majwa Futsal Academy.

Untuk bidang digital technology, siswa mendapatkan wawasan dari Riezky Aditya, CEO PT Aviri Sukses Bersaudara. Kelas content creator menghadirkan Vabella Widitiar, sedangkan kelas desain grafis diisi Irwanto, Co Founder & Produser Mocca Animation.

Di bidang kewirausahaan, hadir Achmad Waluyo, CEO PT Jasira Nusantara Semesta. Kelas psikolog menghadirkan Dr. Tri Kurnia Ambarini, M.Psi., Psikolog, Dosen Psikologi UNAIR.

Sementara itu, kelas musisi diisi M Ainun Najib, S.Pd., Music Coach. Bidang tenaga medis menghadirkan Yuni Endywati W, SST., Ftr., Fisioterapis RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Sedangkan kelas legal and justice diisi Descha Govindha F., S.H., Advokat & Legal Auditor.

Siswa Tak Hanya Mendengar, tetapi Aktif Bertanya

Setelah mendapatkan pengenalan seluruh narasumber di aula, siswa kemudian menuju kelas karier sesuai pilihan masing-masing.

Di sinilah suasana Career Day semakin menarik. Para siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi terlibat aktif dalam sesi Focus Group Discussion (FGD).

Sebelumnya, mereka telah menyiapkan sejumlah pertanyaan untuk menggali pengalaman para narasumber. Mulai dari perjalanan membangun karier, tantangan terbesar yang pernah dihadapi, hingga strategi untuk mengatasi berbagai persoalan dalam dunia kerja.

Rafdi Ghazi, Basketball Coach yang menjadi pemateri kelas Atlet Basket, mengapresiasi konsep kegiatan tersebut.

“Tidak banyak sekolah memfasilitasi kegiatan seperti ini untuk memperkuat pondasi karir masa depan. Anak-anak sangat aktif dalam diskusi dan menggali informasi lebih dalam.” ujar Rafdi Ghazi.

Interaksi dua arah tersebut membuat siswa memperoleh gambaran dunia kerja yang jauh lebih konkret. Mereka dapat melihat bahwa keberhasilan dalam sebuah profesi tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga proses panjang, kedisiplinan, keberanian menghadapi tantangan, serta kemauan untuk terus belajar.

Setelah berdiskusi dengan para profesional, siswa kemudian menuangkan hasil pembelajaran dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

Untuk siswa kelas VII, refleksi dilakukan melalui jurnal karier dalam buku Leadership. Sedangkan siswa kelas VIII dan IX membuat Mind Mapping Perencanaan Pengembangan Potensi Diri dengan tiga komponen utama: Goal, Strategy, serta Challenge & Solution.

Dengan demikian, siswa tidak berhenti pada pertanyaan, “Saya ingin menjadi apa?” Mereka juga diajak melangkah lebih jauh dengan memikirkan, “Apa yang harus saya lakukan untuk mencapainya?”

Yuni Endywati W, SST., Ftr., Fisioterapis RSUD RT Notopuro Sidoarjo, menilai kegiatan tersebut dapat membantu siswa menentukan pilihan pendidikan setelah lulus SMP.

“Kegiatan ini sangat baik dilakukan untuk memberikan wawasan dan menguatkan siswa dalam memilih profesi agar setelah lulus sekolah mereka lebih paham memilih jenjang pendidikan masa depan.” tambah Yuni Endyawati

Keseruan belum berhenti. Setelah istirahat dan Ishoma, siswa memasuki sesi berikutnya dengan tantangan yang berbeda. Hasil wawancara, informasi profesi, dan refleksi yang telah mereka susun kemudian diolah menjadi portofolio digital menggunakan platform Blogger.

Dalam karya tersebut, siswa menuliskan gambaran dunia kerja, perjalanan karier narasumber, tantangan dan solusi, hingga rencana konkret yang akan mereka lakukan untuk mengembangkan potensi diri.

Kegiatan ini sekaligus mengasah berbagai keterampilan siswa, mulai dari literasi digital, kemampuan menulis, mengolah informasi, berpikir kritis, hingga menyampaikan gagasan secara kreatif.

Wilda, siswa kelas Karier Tenaga Medis, mengaku mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Ia merasa mendapatkan pemahaman yang lebih luas mengenai profesi tenaga medis sekaligus memperoleh motivasi untuk menjadikan bidang tersebut sebagai salah satu pilihan karier masa depannya.

Sementara itu, Delia Hisan, siswa kelas Karier Desain Grafis, merasa beruntung dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, motivasi dari narasumber membuatnya semakin bersemangat mengembangkan kemampuan menggambar dan terus belajar untuk meniti karier di bidang desain.

Puncak kreativitas siswa terlihat dalam sesi presentasi. Setiap peserta bergiliran memaparkan hasil karya blog mereka di hadapan wali kelas dan rekan-rekan. Tidak hanya menyampaikan informasi, siswa juga ditantang menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk meraih predikat Best Presentation.

Penilaian dilakukan berdasarkan empat aspek, yakni Kedalaman Isi, Penyampaian, Kreativitas, dan Kesesuaian.

Suasana kompetisi pun berlangsung positif. Setiap siswa berusaha menampilkan karya terbaik sekaligus membuktikan bahwa mereka mampu mengolah pengalaman Career Day menjadi sebuah karya yang bermakna.

Melalui Career Day, SMP Al Muslim berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membekali siswa dengan kemampuan mengenali diri, mengambil keputusan, membangun kepercayaan diri, dan merancang masa depan. (SS-3).

No More Posts Available.

No more pages to load.