,

Satu Kompas, Sejuta Langkah: Semangat Pramuka dan Kemerdekaan Bergema di SMP Al Muslim

oleh -19 Dilihat
oleh
Foto : SMP Al-Muslim merayakan peringatan Hari Pramuka dan HUT RI ke-81, Jumat, (14/8/2026).

SIDOARJOSATU.COM – SMP Al Muslim kembali menghadirkan semangat kebersamaan, kepemimpinan, dan nasionalisme melalui Peringatan Hari Pramuka dan HUT ke-81 Republik Indonesia. Mengusung tema “Satu Kompas, Sejuta Langkah”, kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk memperkuat persatuan, membangun kekompakan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui aktivitas edukatif, kreatif, dan menyenangkan.

Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran karakter bagi peserta didik. Nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, mandiri, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, dan kepedulian diwujudkan melalui berbagai aktivitas yang melibatkan siswa secara aktif.

Tema “Satu Kompas, Sejuta Langkah” memiliki makna bahwa setiap langkah akan lebih berarti ketika memiliki arah dan tujuan yang sama. Kompas menjadi simbol petunjuk arah, sementara sejuta langkah menggambarkan semangat seluruh peserta didik untuk bergerak bersama menuju tujuan.

Baca juga : Anggaran Seragam Siswa SDN dan SMPN Sidoarjo Rp3,5 Miliar Tuai Polemik, Kasmu’in: Transparansi Disdikbud Dipertanyakan

Ketua Pelaksana, Ustazah Junny, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh peserta didik.

“Mari melalui kegiatan ini, kita bangkitkan semangat, perkuat kerja sama, dan satukan langkah untuk terus maju. Bersama-sama, mari kita melangkah lebih jauh, menghadapi setiap tantangan, dan meraih hal-hal hebat yang membanggakan!” ujar Ustazah Junny.l, Jumat, (14/8/2026).

Semangat serupa disampaikan Alyana, Ketua OSIS SMP Al Muslim periode 2025/2026. Ia menilai kolaborasi antara Peringatan Hari Pramuka dan HUT ke-81 RI memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar agenda seremonial tahunan.

“Kami pengurus OSIS memandang bahwa kolaborasi Peringatan Hari Pramuka dan HUT RI tahun ini bukan sekadar seremonial tahunan. Kegiatan ini adalah wadah nyata bagi kita semua untuk merefleksikan nilai kedisiplinan Pramuka dan semangat daya juang para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah,” ujar Alyana.

Kemeriahan semakin terasa melalui tiga perlombaan utama yang dirancang untuk mengasah kemampuan fisik, wawasan kebangsaan, kreativitas, serta kerja sama tim.

Lomba Estafet Bola Pingpong menjadi salah satu tantangan yang menguji fokus dan koordinasi antarpeserta melalui empat pos permainan berantai, yakni Pipapong, Headpong, Pongblow, dan Rallypong.

Sementara itu, Lomba Menyusun Puzzle Poster mengajak peserta didik memaknai semangat perjuangan melalui 10 rintangan fisik, mulai dari merangkak dan merayap hingga menjawab kuis pengetahuan umum, sebelum menyusun puzzle secara presisi.

Adapun Lomba Jingle Pramuka menjadi panggung kreativitas setiap kelas. Peserta menampilkan vokal, tepukan, maupun gerakan ritmis tanpa alat musik yang kemudian ditutup dengan slogan kelas.

Antusiasme peserta didik terlihat sepanjang kegiatan. Mereka saling memberikan dukungan, menyusun strategi, membagi peran, dan berusaha menyelesaikan setiap tantangan dengan penuh semangat. Meski kompetisi berlangsung sengit, sportivitas dan kebersamaan tetap menjadi bagian penting dari seluruh rangkaian kegiatan.

Baca juga : Bupati Sidoarjo: SD Al-Muslim Telah Menunjukkan Komitmennya Dalam Menanamkan Nilai-Nilai karakter Sejak Dini

Bagi Safiya, salah satu siswa kelas 9 SMP Al Muslim, pengalaman tersebut bukan hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan pelajaran tentang pentingnya kerja sama dan keberanian.

“Kegiatannya seru karena kami tidak hanya mengikuti berbagai lomba, tetapi juga bisa bekerja sama dengan teman-teman, belajar menjadi lebih kompak, dan berani menghadapi setiap tantangan,” ujar Safiya.

Melalui berbagai perlombaan, peserta didik belajar bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu. Komunikasi, pembagian tugas, kemampuan menghargai pendapat, pengambilan keputusan, hingga tanggung jawab terhadap peran masing-masing menjadi bagian penting dalam mencapai keberhasilan bersama.

Nuansa kemerdekaan pun hadir melalui aktivitas yang mengangkat nilai perjuangan. Peserta didik diajak mengenang jasa para pahlawan sekaligus memahami bahwa semangat perjuangan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti pantang menyerah, disiplin, berani menghadapi tantangan, dan terus berusaha memberikan yang terbaik.

Di sisi lain, kegiatan ini turut mempererat hubungan antara peserta didik dan guru. Interaksi yang terbangun selama perlombaan menjadi ruang untuk saling mengenal, menghargai, dan menciptakan suasana sekolah yang semakin harmonis.

Melalui Peringatan Hari Pramuka dan HUT ke-81 Republik Indonesia, SMP Al Muslim menunjukkan bahwa pembelajaran karakter dapat hadir melalui pengalaman nyata. Peserta didik tidak hanya diajak merayakan momentum bersejarah, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab, tangguh, kreatif, mampu bekerja sama, dan memiliki rasa cinta tanah air.

Semangat Satu Kompas, Sejuta Langkah diharapkan tidak berhenti ketika rangkaian peringatan berakhir. Semangat untuk memiliki arah yang sama, saling mendukung, dan terus bergerak maju diharapkan menjadi bagian dari keseharian keluarga besar SMP Al Muslim dalam menyiapkan generasi yang berkarakter dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.