GraduAction 2026 SMA Al Muslim: Kelulusan Penuh Aksi Nyata, Dari Akhir Sekolah Menuju Dampak Nyata

oleh -78 Dilihat
oleh
Foto : SMA Al Muslim Jawa Timur menghadirkan konsep kelulusan yang berbeda melalui kegiatan GraduAction 2026: Graduate with Impact, Senin, (4/5/2026).

SIDOARJOSATU.COM — SMA Al Muslim Jawa Timur menghadirkan konsep kelulusan yang berbeda melalui kegiatan GraduAction 2026: Graduate with Impact. Mengusung tema “The Last Bell, The First Impact”, acara ini tidak sekadar menjadi seremoni perpisahan, tetapi juga menjadi langkah awal siswa kelas XII untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kelulusan sebagai tanda resmi berakhirnya masa pendidikan. Suasana haru dan bahagia menyelimuti para siswa, guru, serta tenaga kependidikan yang hadir dalam momen tersebut.

Kepala SMA Al Muslim, Dr. Mahmudah menegaskan bahwa konsep kelulusan tahun ini dirancang lebih bermakna. Kelulusan siswa kelas XII tidak hanya diekspresikan melalui kegiatan seremonial, akan tetapi diwujudkan dalam aksi nyata dengan berbagi ilmu dan pengalaman.

Baca juga : AMYGI 2026: SMA Al Muslim Cetak Generasi Muda Berdaya Saing Global Lewat Simulasi Diplomasi Internasional

“Pengalaman ini menumbuhkan empati dan kepedulian sosial siswa,” ujar Mahmudah

Sebagai bentuk rasa syukur, para siswa terjun langsung ke masyarakat melalui berbagai program pengabdian. Salah satunya adalah edukasi ecoenzim di SMP Negeri 1 Waru. Dalam kegiatan ini, siswa memberikan pemahaman tentang manfaat ecoenzim sekaligus memandu praktik pembuatannya.

Produk ecoenzim yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai sabun cuci piring, pembersih kaca, hingga pembersih lantai, sekaligus mendorong kesadaran lingkungan dan gaya hidup berkelanjutan.

Selain itu, program Personal Assistant (PA) menjadi pengalaman unik bagi siswa. Mereka berperan sebagai guru di berbagai unit pendidikan Al Muslim, mulai dari KB/TK hingga SMA. Melalui program ini, siswa merasakan langsung tantangan dan tanggung jawab sebagai pendidik.

Abil, yang bertugas di SD Al Muslim, mengungkapkan selama menjadi PA, dirinya mulai memahami sisi guru. Ternyata tidak mudah mengondisikan kelas sambil menyampaikan materi.

” Ini menjadi evaluasi bagi saya ke depan.” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Fayyad, PA di SMP Al Muslim mengatakan banyak hal yang di kira mudah ternyata tidak semudah itu, seperti mengondisikan kelas dan berbicara di depan siswa.

” Perlu energi dan kesabaran besar. Kegiatan ini membuka perspektif kami tentang perjuangan guru,” tuturnya.

Pengalaman berharga juga dirasakan oleh Nayla di unit Tilawati dan Nabila di KB/TK. Mereka belajar tentang kesabaran, kreativitas, serta komunikasi dengan siswa usia dini.

“Kebersamaan menjadi kunci dalam mewujudkan harapan. Saya berharap program ini terus berkembang untuk mendukung pembelajaran yang lebih kreatif,” ujar Nabila.

Dari sisi pendidik, program ini mendapat apresiasi tinggi. Ustaz Rifqi menilai kegiatan PA membuka ruang kolaborasi yang produktif.

“Siswa dilatih mengelola waktu, berkoordinasi, serta mengambil keputusan dengan tanggung jawab. Guru berperan sebagai mentor yang memperkuat kemandirian dan karakter profesional mereka,” jelasnya.

Ustazah Ida, guru SMP Al Muslim, juga memberikan penilaian positif terhadap peserta PA.“Aditya sangat kooperatif, interaktif, dan komunikatif. Ia menghadirkan ide-ide kreatif seperti game interaktif yang meningkatkan motivasi belajar siswa,” tegasnya.

Penanggung jawab kegiatan, Ustazah Siska, menegaskan bahwa GraduAction 2026 dirancang agar relevan dengan kehidupan nyata.

“Kami ingin momen kelulusan ini menjadi titik awal bagi siswa untuk memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi refleksi di unit SMA. Dalam sesi ini, siswa diajak mengevaluasi pengalaman mereka sekaligus menginternalisasi nilai-nilai penting seperti rasa syukur, tanggung jawab, empati, dan komitmen untuk berkontribusi.

Melalui GraduAction 2026, SMA Al Muslim Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara pencapaian akademik dan pembentukan karakter. Dengan semangat “The Last Bell, The First Impact”, para lulusan diharapkan mampu menjadi pribadi yang membawa perubahan positif di mana pun mereka berada. (SS-3)

No More Posts Available.

No more pages to load.