PAN Optimitis Kelana-Dwi Astutik Mampu Rampungkan Frontage Road

oleh -1502 Dilihat

SEMANGAT MENANG: Achmad Rubai memotivasi kader PAN untuk memenangkan Kelana-Astutik, saat konsolidasi DPC dan DPRt Waru-Gedangan, Jumat (6/11) malam.

 

SIDOARJOSATU- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2020, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik (Kelana-Astutik) dinilai mampu merampungkan proyek Frontage Road (FR) Waru-Buduran. Kemampuan lobi jaringan ke pemerintah pusat dan Pemprov Jatim untuk menuntaskan FR dimiliki paslon yang salah satunya didukung oleh PAN tersebut.

Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) PAN Jatim, Achmad Rubai, saat menghadiri Konsolidasi DPC dan DPRt PAN Gedangan dan Waru, di Warkop Jargo, Desa Keboansikep Kecamatan Gedangan menegaskan hal tersebut.

“Soal Frontage Road, di tangan kepemimpinan Pak Kelana yang memiliki kemampuan akses dan lobi ke pusat, Insyaallah bisa diatasi. Untuk urusan ke Jatim, nanti tugasnya bu Dwi Astutik karena beliau memang memiliki kedekatan dengan Gubernur Jatim,” kata Rubai yang juga Wakil Ketua DPW PAN Jatim itu, Jumat (6/11) malam.

Solusi yang akan diberikan oleh Kelana-Astutik, kata Rubai, menjadi harapan bagi warga Gedangan dan Waru yang juga kader PAN. Agar persoalan kemacetan yang kerap terjadi bisa diminimalisir.

Konsolidasi PAN Sidoarjo memenangkan Kelana-Astutik tersebut juga dihadiri Ketua DPD PAN Sidoarjo Achmad Zulhimam, anggota Fraksi PAN DPRD Jatim Khulaim Junaidi dan anggota Fraksi PAN DPRD Sidoarjo Haris dan Bangun Winarso serta Ketua Tim Pemenangan PAN Sidoarjo untuk Kelana-Astutik, Moh Zainul Lutfi.

Cawabup Dwi Astutik yang hadir dalam konsolidasi PAN itu juga merasakan kemacetan saat melewati kawasan Gedangan. “Kami paslon nomor tiga akan mengalokasikan anggaran untuk menuntaskan frontage road,” ujarnya.

Dia berharap, dengan selesainya FR, aktivitas warga Sidoarjo, saat pergi dan pulang bekerja maupun aktivitas lainnya, bisa lancar tanpa kendala kemacetan. “Frontage road juga menjadi penting karena Sidoarjo juga sebagai penyangga Kota Surabaya,” tegas sosok yang aktif di PW Muslimat NU Jatim itu.

Dia menambahkan, keberadaan FR juga menjadi sangat penting jika ibu kota baru sudah ditempati. Dampaknya, lalu lintas di Surabaya dan Sidoarjo bakal semakin luar biasa karena aktivitas kunjungan ke ibu kota baru tersebut.

Karena itu, paslon yang diusung koalisi PAN dan PDIP ini, bertekad merampungkan FR pada awal masa pemerintahannya, kala nantinya diamanahi memimpin Kabupaten Sidoarjo. “Kami juga bakal menguatkan produk-produk rumahan (UMKM) dan industri untuk menopang kawasan Juanda karena menjadi arus lalu lintas bisnis,” pungkas Astutik. (SS-3/er)

No More Posts Available.

No more pages to load.