“Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan suatu bangsa yang bertujuan sebagaimana Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alenia ke-4, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa,”
Siti Zulaikah, Mahasiswa Prodi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Hal ini menunjukkan bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap warga negara, tanpa terkecuali, mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
Upaya pemerataan pendidikan telah dilakukan di berbagai daerah. Salah satunya di Kabupaten Sidoarjo. Upaya pemerataan pendidikan ini dimulai dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi.
Sebagai gambaran, Kabupaten Sidoarjo terdiri dari 18 Kecamatan. Fasilitas pendidikan telah diupayakan sedemikian rupa agar dapat merata di setiap kecamatan. Seperti fasilitas sekolah jenjang SMP. Berdasarkan data yang ambil dari BPS bahwa jumlah SMP baik negeri maupun swasta yang tersebar di seluruh kecamatan sejumlah 191 sekolah dengan perbandingan sekolah negeri sebanyak 48 sekolah dan sekolah swasta 143 sekolah.
Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 2 Tulangan merupakan langkah strategis dalam memberikan pelayanan dan fasilitas kepada masyarakat sekitar Kecamatan Tulangan dalam pendidikan. Sehingga diharapkan dengan adanya sekolah baru ini, masyarakat Kecamatan Tulangan tidak perlu jauh-jauh dalam menempuh pendidikan.
Sekolah yang dibangun pada tahun 2022 itu merupakan salah satu paket strategis pengadaan barang/jasa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berdasarkan Keputusan Bupati Sidoarjo No. 188/207/438.1.1.3/2022. Pada awal pembangunannya, sekolah ini menelan biaya sebesar Rp. 6,8 miliar untuk membangun sembilan ruang kelas dan kamar mandi. Pembangunan terus berlanjut hingga sekarang untuk melengkapi fasilitas-fasilitas pendukung lainnya.
Selain ruang kelas, pembangunan SMPN 2 Tulangan juga mencakup sarana pendukung lainnya yang sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Fasilitas seperti perpustakaan, laboratorium, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang Tata Usaha (TU), dan ruang Bimbingan Konseling, masjid, dan toilet juga telah disediakan. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan karakter siswa dan kesejahteraan seluruh warga sekolah.
SMPN 2 Tulangan sudah mulai beroperasi sejak tahun 2022. Saat gedung baru selesai dibangun, siswa yang semula di titipkan di SMPN 1 Tulangan kini sudah dapat menempati sekolahnya sendiri. Proses belajar mengajar di SMPN 2 Tulangan hingga saat ini sudah berjalan dengan baik. Sedikitnya ada lima rombongan belajar (rombel,pen) di setiap jenjang kelas yang menduduki 15 ruang kelas yang tersedia tersebut. Rencananya tahun 2025, pihak sekolah akan menambah 3 rombel lagi, sehingga total ada 18 rombel yang terbagi masing-masing jenjang kelas terdiri dari 6 rombel.
Pembangunan SMPN 2 Tulangan diharapkan dapat menjadi solusi bagi masalah ketidakmerataan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo. Dan juga ada peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak di wilayah Tulangan dan sekitarnya. Dampak yang diharapkan angka partisipasi sekolah akan meningkat, dan kualitas pendidikan secara keseluruhan di daerah ini akan semakin baik. (*).





