Rahmat Muhajirin Apresiasi Pemerintah Tingkatkan Ekonomi Kreatif

oleh -351 Dilihat

SIDOARJOSATU – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meminta sektor ekonomi kreatif menjadi target utama peningkatan kualitas dalam Program Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia.

Menurut Sandi ekonomi kreatif tidak hanya tentang kuliner, kerajinan tangan dan fashion. Namun ada aplikasi, gaming dan sektor televisi dan radio.

“Sektor televisi dan radio sebenarnya tertopang oleh perfilman” kata Sandi.

Oleh karena itu, dia mendorong pengembangan potensi di bidang film, animasi, dan video.

“Ada banyak karya anak-anak Surabaya yang terbukti dan diakui dunia, serta hasilnya juga cukup baik. Ini juga bisa dilihat lewat geliat sineas dan animator asal Surabaya yang berkiprah di kancah nasional maupun internasional,” kata Sandi dalam acara Workshop Inovasi dan Kewirausahaan Kabupaten/Kota Kreatif, di Hotel Bumi Surabaya, Kamis (16/9).

Pada kesempatan itu, Walikota Surabaya Eri Cahyadi mendukung penuh program Kementerian Parekraf. Pemkot juga telah mengembangkan ekonomi kreatif untuk menarik tenaga kerja. Bahkan pihaknya telah menyiapkan anggaran pada tahun 2022 untuk pekerjaan bidang kreatif tersebut.

“Bahkan untuk Dolly nanti ada beberapa rumah yang akan digabung menjadi satu. Nanti akan kita letakkan untuk Industri perfilman di sana.” kata Eri.

Anggota DPR RI Rahmat Muhajirin yang juga turut hadir dalam acara itu menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah terhadap ekonomi kreatif.

“Syukur Alhamdulillah, tadi sudah disampaikan artinya pemerintah tidak tinggal diam, bahkan tadi sudah dijanjikan ada anggaran tertentu untuk para pelaku ekonomi kreatif ini” kata Rahmat.

Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada Kemenparekraf dan Pemkot Surabaya,  karena aspirasi pelaku kreatif telah ditampung dengan baik, oleh Kemenparekraf dan pemerintah daerah.

”Semoga bisa melecut, atau membangkitkan ekonomi yang porak poranda akibat pandemi Covid-19,” katanya. (SS-3/er)

No More Posts Available.

No more pages to load.