Reses, Mas Iin Tampung Aspirasi Seniman Sidoarjo

oleh -1890 Dilihat

GANYENG: Anggota DPRD Jatim Achmad Amir Aslichin melaksanakan reses dengan sejumlah seniman Sidoarjo.

 

SIDOARJOSATU– Anggota DPRD Jatim Achmad Amir Aslichin bertemu dengan sejumlah seniman Sidoarjo dalam kegiatan reses, Jumat (5/3) malam. Politisi PKB tersebut menampung sejumlah aspirasi untuk kemajuan seni budaya serta pariwisata di Kota Delta.

Kegiatan yang dilaksanakan di kantor Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda) di Celep tersebut berlangsung ganyeng. Berbagai aspirasi muncul dari seniman di sejumlah bidang.

Misalnya, disampaikan oleh seniman dangdut Joko Linglung. Di masa pandemi Covid-19 para seniman dangdut sangat terdampak. Mereka tidak bisa tampil untuk mencari nafkah.

“Harapannya kami bisa berkreasi lagi dan tampil untuk menghibur masyarakat. Kondisi sekarang memang sangat berdampak. Padahal Sidoarjo bisa jadi barometer dangdut Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, pemerhati seni Mahmud Yunus juga berharap seni dan budaya di Sidoarjo bisa terus eksis. Kepedulian pemerintah dan wakil rakyat di dewan sangat dibutuhkan untuk eksistensi seniman dan karyanya.

“Jika seni dan budaya di Sidoarjo eksis maka kabupaten ini akan semakin moncer,” ujar Wily panggilan akrabnya.

Budayawan Soekarno yang ikut hadir dalam reses itu juga meminta seniman dan budayawan di Sidoarjo kompak. Dia juga ingin agar pemerintah semakin peduli dengan seni dan budaya.

“Seniman dan budayawan harus guyub rukun,” pesan pria asal Porong itu.

Anggota DPRD Jatim Achmad Amir Aslichin yang akrab disapa Mas Iin mengatakan, seni dan budaya di Sidoarjo bisa dimaksimalkan untuk mendongkrak wisata. Dan, masih perlu ada pembenahan untuk peningkatan seni dan budaya di Kota Delta.

“Jika dikemas dengan baik, seni dan budaya bisa jadi ikon untuk pengembangan pariwisata di Sidoarjo,” kata anggota Komisi B yang membidangi ekonomi dan pariwisata itu.

Menurutnya, tidak hanya untuk menarik wisatawan lokal, tetapi berkesenian dan berkebudayaan juga punya kekuatan untuk memikat wisatawan mancanegara.

“Potensi ini harus kita gali bersama untuk kemajuan seni dan budaya Sidoarjo,” ucap lulusan The University of Melbourne, Australia itu. (SS-3/er)

No More Posts Available.

No more pages to load.