Ribuan Peserta Meriahkan Karnaval 1 Muharram, YPM dan UMAHA Serukan Gerakan Hijau Tanpa Polusi

oleh -41 Dilihat
oleh
Foto : Karnaval Akbar 1 Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) bersama Universitas Ma’arif Hasyim Latif (UMAHA), Senin (16/6/2026).

SIDOARJOSATU.COM – Lautan manusia memadati ruas jalan dalam Karnaval Akbar 1 Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) bersama Universitas Ma’arif Hasyim Latif (UMAHA), Selasa  (16/6/2026). Mengusung tema “Revolusi Hijau Nusantara: Kreasi Tanpa Polusi,” kegiatan ini menjadi perpaduan antara perayaan Tahun Baru Islam dan kampanye kepedulian terhadap lingkungan.

Tak kurang dari 5.000 peserta yang terdiri atas siswa, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum turut ambil bagian dalam pawai tahunan tersebut. Berbagai penampilan kreatif bernuansa lingkungan mewarnai jalannya karnaval, mulai dari kostum berbahan daur ulang hingga aksi edukasi pengurangan sampah plastik.

Ketua Yayasan YPM, Ir. Ahmad Makki, MT., mengatakan bahwa peringatan 1 Muharram telah menjadi tradisi yang terus dijaga sebagai sarana mempererat hubungan antara keluarga besar YPM dan masyarakat.

Baca juga : Rapor Merah Tata Kelola Pendidikan Sidoarjo, Pengamat Desak SE KPK Jadi Momentum Bersih-Bersih SPMB

“Kegiatan ini secara istiqamah kami laksanakan setiap tahun sebagai wadah ukhuwah. Melalui momentum Tahun Baru Islam, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan melalui tema Revolusi Hijau Nusantara,” katanya.

Menurutnya, isu lingkungan saat ini menjadi tantangan bersama yang memerlukan keterlibatan semua pihak. Karena itu, YPM memilih mengangkat pesan pelestarian alam agar dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan.

Semangat menjaga bumi juga tampak dari keterlibatan civitas akademika UMAHA. Rektor UMAHA, dr. Hidayatullah, Sp.N, menyebut lebih dari 100 dosen dan tenaga kependidikan ikut turun langsung dalam karnaval.

“Kami ingin memberikan contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari diri sendiri. Karena itu, kami mendorong konsep pawai yang minim polusi dan tanpa penggunaan plastik sekali pakai agar pesan yang disampaikan benar-benar diwujudkan dalam tindakan,” ujarnya.

Sepanjang perjalanan karnaval, peserta membawa berbagai pesan kampanye lingkungan yang menarik perhatian warga. Kreativitas peserta menjadi sarana efektif untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan, mengurangi sampah plastik, serta merawat alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Antusiasme warga yang memenuhi sepanjang rute pawai menunjukkan bahwa pesan-pesan lingkungan yang dibalut dalam kemeriahan budaya dan semangat Tahun Baru Islam mampu diterima dengan baik oleh masyarakat.

Karnaval Akbar 1 Muharram 1448 H tidak hanya menjadi simbol perayaan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen YPM dan UMAHA dalam mengintegrasikan nilai keislaman, pendidikan, dan kepedulian lingkungan dalam satu gerakan bersama.

Dengan semangat Revolusi Hijau Nusantara, YPM dan UMAHA berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang mengakar di tengah masyarakat demi terciptanya kehidupan yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan. (SS-3).

No More Posts Available.

No more pages to load.