Semangat Sumpah Pemuda, KB-TK Al Muslim Tanamkan Jiwa Pemimpin Cilik Lewat Budaya Nusantara

oleh -894 Dilihat
oleh
Foto : Siswa tampil percaya diri dalam balutan pakaian adat, belajar memimpin upacara, dan mengenal keberagaman budaya Indonesia sejak dini, Rabu, (28/10/2026).

SIDOARJOSATU.COM – Semangat persatuan dan cinta budaya Nusantara mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda di KB-TK Al Muslim, Rabu (28/10/2026). Mengenakan beragam pakaian adat Indonesia, anak-anak tampil penuh antusias dalam kegiatan bertema “Pemimpin Cilik Bersatu untuk Indonesia”. Melalui kegiatan ini, siswa diajak mengenal kekayaan budaya Tanah Air sekaligus menumbuhkan karakter kepemimpinan, rasa persatuan, dan kepercayaan diri sejak usia dini.

Peringatan diawali dengan upacara bendera yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengambil peran secara langsung. Kale dari TK B3 bertugas sebagai pemimpin upacara, Shofia dari TK B1 menjadi pembawa acara, Evelyn dari TK B2 memimpin lagu sebagai dirigen, dan Ayra dari TK B3 membacakan doa. Sementara itu, Raisa dari TK B3, Mahira dari TK B2, dan Aiza dari TK B1 bertugas sebagai pembawa bendera. Oza dari TK B2 membawa naskah Pancasila, sedangkan Kiano dari TK B1 menjadi pemimpin barisan.

Kepala KB-TK Al Muslim, Ustazah Triana Dewi bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengajak anak-anak memaknai Sumpah Pemuda melalui perilaku sederhana yang dapat diterapkan setiap hari, baik ketika bermain maupun belajar bersama teman.

Baca juga : AME 2K26 Vol. 2 Resmi Ditutup, Lebih dari 1.000 Siswa SD/MI Unjuk Potensi dan Raih Prestasi

“Anak-anak, kita harus saling menyayangi teman, bermain dan belajar bersama, saling membantu, serta tidak membeda-bedakan teman. Allah sayang kepada anak-anak yang suka membantu,” pesan Triana Dewi.

Pesan tersebut menegaskan bahwa semangat persatuan tidak hanya diwujudkan melalui peringatan seremonial, tetapi juga melalui kebiasaan saling menghargai, peduli, dan bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai Sekolah Sang Pemimpin, KB-TK Al Muslim menghadirkan pengalaman belajar yang mendorong anak untuk berani tampil, bertanggung jawab, dan berpartisipasi aktif. Anak-anak tidak sekadar menjadi peserta, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk merasakan langsung peran dan tanggung jawab dalam sebuah kegiatan bersama.

Usai upacara, kemeriahan berlanjut melalui lomba fashion show pakaian adat Indonesia yang diikuti siswa mulai dari Kelompok Bermain (KB) hingga TK B. Dengan mengenakan busana tradisional dari berbagai daerah, anak-anak memperagakan pakaian adat sekaligus menunjukkan keberanian tampil di hadapan teman-teman dan guru.

Tidak hanya berjalan di atas panggung, siswa juga diajak mengenal identitas budaya yang mereka kenakan. Siswa TK A menyebutkan asal daerah pakaian adatnya, sedangkan siswa TK B mendapat tantangan untuk menyebutkan nama pakaian adat beserta daerah asalnya.

Balqis memperkenalkan pakaian Bundo dari Sumatra Barat. Emran menyebutkan pakaian Basofi dari Jawa Timur, sementara Oza memperkenalkan pakaian Ponorogoan yang juga berasal dari Jawa Timur. Adapun Zasha tampil mengenakan baju Labbu dari Sulawesi Selatan, bagian dari busana adat Bugis.

Dengan penuh percaya diri, Zasha memperkenalkan busana yang dikenakannya.

“Ini baju Labbu dari Sulawesi Selatan,” ujar Zasha.

Momen sederhana tersebut menjadi pengalaman belajar yang bermakna. Anak-anak tidak hanya mengenal nama dan asal pakaian adat, tetapi juga berlatih berbicara di depan umum, menyampaikan informasi, serta menghargai keberagaman budaya Indonesia.

Kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini turut mendapat sambutan positif dari orang tua siswa. Mama Airlangga dari TK B3 menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

“Kegiatannya keren dan menyenangkan. Anak-anak bisa belajar mengenal budaya Indonesia dengan cara yang seru,” ungkap Mama Airlangga.

Apresiasi juga disampaikan Mama Oza dari TK B2. Ia merasa senang melihat anak-anak memperoleh kesempatan untuk menjalankan tugas dalam upacara sejak usia dini.

“Senang melihat anak-anak sudah diberi kesempatan untuk menjalankan peran dalam upacara sejak dini. Ini menjadi pengalaman yang baik untuk melatih keberanian dan tanggung jawab mereka,” tutur Mama Oza.

Sementara itu, Mama Maezurra dari TK B1 melihat antusiasme anak-anak selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal positif bagi perkembangan karakter anak.

“Anak-anak terlihat bersemangat selama mengikuti kegiatan. Semoga pengalaman seperti ini membuat mereka semakin percaya diri,” ujar Mama Maezurra.

Dukungan dan apresiasi orang tua menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara sekolah dan keluarga untuk mendampingi tumbuh kembang anak, terutama dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi diri.

Menguatkan Personal Excellence dan Budaya Literasi

Rangkaian kegiatan ini sejalan dengan target profil lulusan Al Muslim, yaitu Personal Excellence, khususnya dimensi Self Confidence atau kepercayaan diri. Melalui kesempatan memimpin upacara, memperagakan pakaian adat, dan berbicara di depan umum, anak-anak didorong untuk mengenali potensi diri, berani mencoba, serta mengambil bagian dalam kegiatan positif.

Penguatan karakter tersebut berlanjut melalui Gerakan Ayah Bunda Bacakan Buku (ABAKU) pada Jumat (30/10). Kegiatan ini melibatkan orang tua dalam membangun kebiasaan membaca bersama anak di rumah. Selain menumbuhkan kecintaan terhadap buku, kegiatan ABAKU juga mendukung perkembangan literasi, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri anak.

Melalui perpaduan pembelajaran budaya, pengalaman kepemimpinan, dan penguatan literasi, KB-TK Al Muslim berupaya menghadirkan pendidikan yang bermakna dan menyenangkan. Setiap kegiatan menjadi ruang bagi anak untuk belajar melalui pengalaman nyata, membangun keberanian, serta mempraktikkan nilai persatuan dan kepedulian.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dapat ditanamkan sejak langkah-langkah kecil anak dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendampingan sekolah dan keluarga, KB-TK Al Muslim berharap dapat menumbuhkan generasi muslim yang percaya diri, bertanggung jawab, menghargai keberagaman, dan siap membawa kebaikan bagi sesama. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.