Seorang Bapak di Desa Klantingsari Tewas, Diduga Dianiaya Anaknya Sendiri

oleh -552 Dilihat
oleh
Ist

SIDOARJOSATU.COM – Warga Dusun Bokongisor Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo digemparkan dengan peristiwa pembunuhan. Korban yang diketahui bernama Badrun Soleh (60) diketahui meninggal dunia bersimbah darah, diduga usai dianiaya oleh anaknya sendiri yakni Solikuddin.

Insiden menewaskan itu terjadi pada Minggu, (15/12/2024) malam sekitar pukul 22.30 Wib. Ketua RW Bokongisor, Sutoyo mengungkapkan korban yang sedang sakit sebelumnya dijenguk oleh anaknya (Kakak terduga pelaku). Selain memberikan obat kepada korban, kakak terduga pelaku juga memberikan obat (penenang) kepada adiknya yang jga mengalami sakit depresi.

“Setelah selesai, kakaknya itu pulang,” ujarnya.

Saat malam hari, tetangga mendengar suara gaduh dari rumah korban. Beberapa kali terdengar suara benda yang dibenturkan ke dinding “dug..dug”.

Tetanggapun mendatangi rumah korban Badrun dan sudah mendapati korban terkapar bersimbah darah. Dan diketahui korban sudah tidak bernyawa.

“Saya bersama warga yang datang sudah mendapati korban tidak bernyawa bersimbah darah dengan luka di bagian kepalanya, dan kemudian melaporkan ke pihak kepolisian,”ucapnya.

Ia menjelaskan, korban diduga dipukul kursi dan kepalanya dibentur-benturkan ke dinding dapur sebelum diseret ke ruang tamu. Bercak darah banyak terlihat di dinding belakang dekat kamar mandi.

Polisi yang datang ke lokasi usai mendapat laporan warga segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara, Porong. Pihak keluarga awalnya meminta jenazah segera dimakamkan setelah divisum. Namun, polisi memutuskan untuk melakukan otopsi guna memastikan penyebab kematian.

“Jenazah sempat diperbolehkan dibawa pulang, tetapi akhirnya dikembalikan ke rumah sakit untuk otopsi atas permintaan polisi,” imbuh Sutoyo.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.