Siswa SMP Terseret Arus Kalimas Ditemukan Meninggal di Perbatasan Sidoarjo–Gresik

oleh -520 Dilihat
oleh
Tim gabungan saat melakukan pencarian. (Istimewa)

SIDOARJOSATU.COMSelama lima hari upaya pencarian dilakukan, Ferdinand Junior Ilot (14), siswa SMP yang hilang terseret arus Sungai Kalimas di Kecamatan Krian, Sidoarjo, akhirnya menemui hasil. Korban ditemukan meninggal dunia di aliran sungai perbatasan Sidoarjo–Gresik.

Kapolsek Krian, AKP Galih Putra Samodra, mengatakan penemuan jenazah Ferdinand merupakan hasil penyisiran intensif tim gabungan sejak pagi.

“Korban ditemukan mengambang di pinggir sungai, sekitar empat kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang,” jelasnya.

Setelah ditemukan, tim segera mengevakuasi jenazah dan berhasil mengangkatnya ke darat sekitar pukul 11.50 WIB.

Usai dievakuasi, jenazah Ferdinand langsung dibawa dengan ambulans ke RS Anwar Medika untuk proses identifikasi.

“Kami arahkan agar jenazah segera diserahkan kepada pihak keluarga,” cetusnya.

Diketahui sebelumnya, Ferdinand hilang saat mencari kerang kijing bersama tiga temannya pada Sabtu (6/12) siang sekitar pukul 13.50 WIB.

Sementara, Plt Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino Mariona, mengatakan kami telah melakukan pencarian secara intensif selama lima hari dengan melibatkan BPBD, Damkar, relawan, SAR, dan warga, hingga korban ditemukan beberapa kilometer dari lokasi awal tenggelam.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kelima pencarian. Tim melakukan penyisiran sejak pagi,” ujar Sabino, Rabu (10/12/2025).

Sabino menyebut bahwa medan cukup sulit karena arus berubah-ubah, kedalaman tak merata, serta dasar sungai dipenuhi endapan. Tim juga melakukan penyisiran menggunakan perahu, alat bantu, dan penyelaman di titik-titik rawan.

Seorang warga yang ikut membantu pencarian mengatakan proses evakuasi berlangsung hati-hati. “Setiap hari tim menyisir dari pagi sampai sore. Kami lega korban akhirnya ditemukan,” ucapnya.

Diketahui, korban yang tinggal di Dusun Jrebeng, Desa Sidomulyo, Kecamatan Krian, terakhir terlihat mengenakan kaos hijau telur asin dan celana pendek putih bermotif.

“Jenazah dibawa ke RS Anwar Medika untuk dilakukan visum sebelum diserahkan ke keluarga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sabino menyampaikan atas duka cita yang dalam, serta mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat musim hujan.

“Kami mengingatkan warga, khususnya anak-anak, agar tidak berenang di sungai tanpa pengawasan. Keselamatan harus diutamakan,” pungkasnya. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.