SIDOARJOSATU.COM – Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) kembali menunjukkan perannya sebagai kampus berdampak. Kali ini, UMAHA memfasilitasi proses Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) Desa Pasinan Lemahputih, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, yang dilaksanakan di ruang meeting Gedung Rektorat UMAHA, Minggu (22/6/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Desa Pasinan Lemahputih, perangkat desa, serta pimpinan dan dosen dari Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik UMAHA.
Baca juga : Pemkab Sidoarjo Umumkan 2.007 Penerima Beasiswa Pendidikan Tinggi 2025
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pasinan Lemahputih, Titin Setyaningsih, SH., menegaskan pentingnya proses penjaringan yang terbuka dan akuntabel.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh tahapan proses penjaringan dan penyaringan perangkat desa ini dilaksanakan dengan baik dan profesional. Ini demi menciptakan perangkat desa yang kompeten dan berintegritas untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan alasan pemilihan UMAHA sebagai lokasi kegiatan. Selain jaraknya yang dekat dengan desa, kampus ini dinilai memiliki kredibilitas dan independensi tinggi.
Proses P3D ini merupakan tahapan penting dalam pengisian jabatan perangkat desa, yang meliputi penjaringan calon dan penyaringan melalui tes administrasi serta kompetensi.
Dekan Fakultas Hukum UMAHA, Dr. Fajar Rahmad Dwi Miarsa, SH., MH., menyambut baik kerjasama ini. Ia menyatakan UMAHA telah menyiapkan sarana dan prasarana secara optimal.
“Sebagai kampus berdampak, kami siap membantu dan bekerja sama dengan desa manapun jika dibutuhkan. Kami berharap perangkat desa yang terpilih memiliki kualifikasi dan kompetensi sesuai kebutuhan,” ungkap Fajar.
Hal senada disampaikan oleh Dekan Fakultas Teknik, Dr. Dony Perdana, ST., MT. Ia berharap kolaborasi ini menjadi awal dari banyak kontribusi serupa antara kampus dan desa di masa mendatang.
“Semoga ini bukan yang pertama dan terakhir. UMAHA berkomitmen terus berkontribusi mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan desa yang maju dan akuntabel,” ujarnya.
Dony juga menambahkan, komitmen UMAHA bukan hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga lulusan yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.

Proses Seleksi Transparan dan Akuntabel
Setelah sesi pembukaan, sembilan peserta diarahkan menuju Lab Komputer Gedung C untuk mengikuti sesi tes komputer yang dipandu oleh dosen Teknik Informatika, M. Farkhan, S.Kom., M.Kom. Ujian berlangsung selama 60 menit, mencakup teori dan praktik penggunaan Microsoft Office.
Proses seleksi ini akan memilih satu peserta terbaik untuk mengisi jabatan Kepala Urusan Perencanaan Desa Pasinan Lemahputih—posisi yang dianggap strategis dalam proses pembangunan desa ke depan.
UMAHA menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas selama seluruh tahapan seleksi.
“Dengan dukungan dari semua pihak, kami percaya proses ini akan menghasilkan perangkat desa yang berkompeten dan siap berkontribusi untuk kemajuan desa,” tutup Fajar. (Had).





