Umsida Gandeng SMSI, Siapkan Mahasiswa Hadapi Industri Media Digital dan Tantangan Era Siber

oleh -43 Dilihat
oleh
Saat kegiatan berlangsung di Umsida Sidoarjo. (Sidoarjosatu)

SIDOARJOSATU.COM – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif dan kompetitif di era digital melalui kerja sama strategis dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Kolaborasi tersebut ditandai dengan seminar nasional dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Aula KH Ahmad Dahlan, Gedung GKB 2 Lantai 5 Umsida, pada Selasa (23/6/2026).

Kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada penguatan akademik, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para praktisi media, akademisi, dan pemangku kepentingan di bidang komunikasi, jurnalistik, serta teknologi informasi.

BACA JUGA: Melacak Jejak Bung Karno di Sidoarjo, Dari Bangku Sekolah hingga Usulan Cagar Budaya

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka, di antaranya Ahmad Riyadh, Dra. Molly Prabawaty, Perwakilan Dewan pers pusat, Maha Eka Swasta, Ketua Umum SMSI Pusat Drs. Firdaus, serta Kukuh Sinduwiatmo.

Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Umsida, Prof. Sigit Hermawan, menegaskan bahwa sinergi dengan SMSI menjadi langkah strategis untuk menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri media yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi digital.

“Mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori di ruang kelas. Mereka juga harus memahami dinamika industri media secara langsung agar memiliki kompetensi yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja,” ujar Prof. Sigit.

Menurutnya, Umsida terus melakukan penyesuaian kurikulum agar selaras dengan perkembangan industri. Program Studi Ilmu Komunikasi, misalnya, kini lebih menitikberatkan pada pengelolaan media digital, produksi konten kreatif, pengembangan platform informasi, hingga strategi pemanfaatan media sosial sebagai bagian dari kompetensi utama lulusan.

Tidak hanya itu, Program Studi Ilmu Hukum juga memperkuat pembelajaran melalui mata kuliah Cyber Media. Mata kuliah tersebut membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai keamanan siber, regulasi media digital, perlindungan karya jurnalistik, serta mekanisme penyelesaian sengketa yang berkaitan dengan produk pers.

“Perkembangan teknologi informasi menuntut lulusan memiliki pemahaman yang utuh, tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga aspek hukum dan etika dalam praktik jurnalistik,” tambahnya.

Ke depan, kerja sama Umsida dan SMSI akan diwujudkan melalui berbagai program berkelanjutan, seperti pelatihan jurnalistik, peningkatan literasi digital, magang industri media, hingga pendampingan produksi konten yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum SMSI Pusat, Drs. Firdaus, menyoroti tantangan besar yang sedang dihadapi industri media nasional di tengah derasnya arus digitalisasi.

Menurutnya, pembahasan mengenai masa depan media tidak cukup hanya berfokus pada perkembangan teknologi, tetapi juga harus menyentuh arah, visi, dan peran pers dalam menjaga kualitas demokrasi.

BACA JUGA: Bupati Soroti Profesionalisme Pejabat Pembuat Komitmen dan Kontraktor dalam Pengerjaan Proyek Pemkab Sidoarjo 

“Persoalan utama saat ini bukan sekadar teknologi yang terus berkembang, tetapi bagaimana media memiliki arah yang jelas dan tetap menjalankan fungsinya sebagai pilar demokrasi dengan menjunjung profesionalisme serta kepentingan publik,” tegas Firdaus.

Ia menambahkan, hingga kini konsep keberlanjutan media masih menjadi tantangan yang dibahas di berbagai negara. Karena itu, penguatan kapasitas insan pers, peningkatan kualitas kelembagaan media, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi dinilai menjadi langkah penting untuk membangun ekosistem media yang sehat, profesional, dan mampu menjawab tuntutan zaman.

“Kolaborasi antara kampus dan industri media menjadi kunci untuk melahirkan generasi baru yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memahami tanggung jawab sosial dan etika profesi di era digital,” pungkasnya. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.