Adies Kadir: Jangan Ada Lagi Anak Indonesia Putus Sekolah

oleh -426 Dilihat
oleh
Ratusan warga Kenjeran dan Bogangin, Surabaya, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada anggota DPR RI Adies Kadir atas pencairan bantuan dana pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2025. (Ist)

SIDOARJOSATU.COM – Ratusan warga Kenjeran dan Bogangin, Surabaya, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada anggota DPR RI Adies Kadir atas pencairan bantuan dana pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2025.

Bantuan tersebut dinilai sangat membantu meringankan beban biaya pendidikan anak-anak mereka. Ucapan terima kasih itu disampaikan langsung saat Wakil Ketua DPR RI tersebut menggelar kegiatan reses Masa Persidangan III Tahun 2025 di Balai RW Tanah Kali Kendinding, Minggu (28/12).

“Melalui program bantuan ini, saya berharap tidak ada lagi anak Indonesia yang putus sekolah. Hari ini saya memantau langsung penyaluran PIP di sejumlah kecamatan di Surabaya, dan kemarin di Sidoarjo. Alhamdulillah, seluruhnya tersalurkan dengan baik,” ujar Adies Kadir.

Adies menambahkan, masyarakat juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas komitmen pemerintah dalam mendukung dunia pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Masyarakat Surabaya dan Sidoarjo sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Program PIP sangat membantu siswa sekolah, sementara KIP memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, bahkan ditanggung pemerintah selama empat tahun,” kata Wakil Ketua DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur I Surabaya–Sidoarjo tersebut.

Untuk tahun 2025, tercatat sekitar 15 ribu penerima PIP di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Rinciannya, sekitar 10 ribu penerima berada di Surabaya dan 5 ribu lainnya di Kabupaten Sidoarjo.

“Saya berharap bantuan PIP ini benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bagi masyarakat yang belum menerima atau mengalami kendala pencairan, silakan berkoordinasi dengan koordinator di wilayah masing-masing,” imbuh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.

Lebih lanjut, Adies menegaskan bahwa program PIP dan KIP bertujuan untuk menekan angka putus sekolah, membantu siswa dari keluarga kurang mampu, serta menarik kembali anak-anak yang sempat berhenti sekolah agar dapat melanjutkan pendidikannya.

“Bantuan ini juga meringankan biaya personal siswa, seperti pembelian seragam, alat tulis, biaya transportasi, hingga uang saku,” jelas mantan anggota DPRD Kota Surabaya periode 2009–2014 tersebut.

Dalam kegiatan reses itu, Adies juga menyoroti kisah salah satu anak warga Kenjeran yang sebelumnya tidak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Berkat program KIP, anak tersebut kini dapat menempuh pendidikan tinggi dan memiliki harapan masa depan yang lebih baik.

Turut hadir dalam kegiatan reses tersebut pengurus Partai Golkar Surabaya, serta sejumlah anggota DPRD Surabaya, di antaranya Arif Fathoni, Akmarawita Kadir, dan Achmad Nurdjayanto. Hadir pula anggota DPRD Sidoarjo, Adiel Muhammad Kanantha. (SS-18)

No More Posts Available.

No more pages to load.