Bupati Sidoarjo Tinjau Longsor Bantaran Sungai di Desa Temu, Instruksikan Penanganan Darurat

oleh -491 Dilihat
oleh
Bupati Sidoarjo, Subandi, saat melihat dilokasi bantaran sungai yang longsor bersama stakeholder terkait. (Ist)

SIDOARJOSATU.COM – Laporan longsornya bantaran sungai di Desa Temu, Kecamatan Prambon, mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Untuk memastikan kondisi di lapangan, Bupati Sidoarjo, Subandi turun langsung melakukan peninjauan, pada Rabu (24/12) lalu.

Bersama Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Dwi Eko Saptono, Plt Kepala BPBD Sidoarjo Sabino Mariano, Stakeholder terkait, serta jajaran Forkopimka setempat.

Berdasarkan hasil peninjauan, longsoran bantaran sungai terlihat cukup panjang dan telah masuk ke alur sungai yang melintas di wilayah Desa Temu.

Tampak bantaran sungai yang longsor. (Ist)

Longsor tersebut diduga terjadi akibat kikisan aliran sungai yang berlangsung dalam waktu lama, diperparah oleh tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Subandi menginstruksikan Dinas PU BMSDA untuk segera melakukan penanganan sementara guna mencegah longsor meluas.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan pring bongkotan sebagai penahan bantaran sungai, dengan dukungan alat berat di lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, menjelaskan bahwa program normalisasi sungai sebenarnya telah berjalan pada tahun ini. Namun, pelaksanaannya belum maksimal di beberapa titik karena terbatasnya ruang kerja.

“Normalisasi memang sedang dilaksanakan tahun ini. Akan tetapi, di kanan dan kiri sungai terdapat banyak bangunan serta jalan inspeksi, sehingga pengerjaannya belum bisa optimal,” ujar Dwi Eko.

Oleh karena itu, sementara waktu kami lakukan perbaikan terlebih dahulu. Material saat ini sedang disiapkan dan akan segera dipasang hingga pekerjaan selesai.

Selain penanganan bantaran sungai, pihaknya juga merencanakan penggantian sejumlah pintu air pada tahun 2026.

“Di wilayah Purboyo terdapat beberapa pintu air yang akan kami ganti pada 2026. Penggantian dilakukan dengan sistem pengunci yang berbeda, karena banyak pintu air yang hilang, bukan rusak,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mendukung pekerjaan normalisasi sungai, termasuk penyediaan alat berat.

Pemkab Sidoarjo juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pekerjaan di lapangan agar penanganan berjalan sesuai rencana, demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.