Jaga Kelestarian Lingkungan ; Rektor, dan Mahasiswa UMAHA Sidoarjo serta Relawan Tanam Ratusan Bibit Pohon

oleh -1195 Dilihat
Foto : Mahasiswa Universitas Hasyim Latif melakukan penanaman bibit pohon di kawasan mata air Lak Talang, Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Mojokerto, Rabu, (27/12/2023).

Sidoarjosatu.com – Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) Sidoarjo melakukan penanaman sebanyak 250 bibit pohon seperti beringin, matoa, kluwe, kayu manis, klengkeng, bambu, dan sirsat di sekitar mata air Lak Talang, Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Mojokerto. Program pengabdian masyarakat bertajuk “Merawat Mata Air, Menjaga Kehidupan”, ini bertujuan untuk konservasi mata air dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, Rabu, (27/12/2023).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asper Perhutani Jatirejo, CDK Wilayah Nganjuk, Kepala Desa Ngembat, KSM Srikandi, kelompok tani, Ketua Yayasan YPM, Rektor UMAHA beserta jajaran, serta mahasiswa dan siswa relawan Hutan Wakaf. Total peserta mencapai 135 orang.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Ngembat, Sutris, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi desa, mengingat pentingnya konservasi mata air dalam dunia pendidikan.

Konservasi mata air sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kebutuhan sumber air saat terjadinya kemarau. Baik dari aspek kuantitas, maupun kualitas agar memenuhi standar baku mutu air bersih.

“kegiatan ini jangan berhenti disini (berkelanjutan). Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama untuk masa depan yang lebih baik,” ungkap Sutris.

Sementara Rektor Universitas Hasyim Latif Sidoarjo, Dr. Hidayatullah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi secara nyata. Beliau membawa jajaran wakil rektor dan dekan untuk turut serta dalam aksi nyata penyelamatan lingkungan.

“Kami berharap agar kegiatan semacam ini menjadi inspirasi, terutama untuk kalangan mahasiswa dalam memberikan berkontribusi positif dalam pelestarian lingkungan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya menyampaikan ada sekitar 250 bibit pohon yang dilakukan penanaman dalam menjaga kelestarian lingkungan. Seperti pohon beringin, matoa, kluwe, kayu manis, klengkeng, bambu, dan sirsat.

“Aksi nyata ini membuka mata kita betapa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Harapan kami bisa kegiatan ini bisa memberikan dampak positif yang lebih luas dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam nantinya,” ujar salah satu mahasiswa Umaha. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.