Karangan Bunga Misterius Kritik Integritas Inspektorat Sidoarjo

oleh -133 Dilihat
oleh
Tampak salah satu kritikan karangan bunga di depan kantor Inspektorat Sidoarjo. (Sidoarjosatu.com)

SIDOARJOSATU.COM – Kantor Inspektorat Kabupaten Sidoarjo menerima empat karangan bunga dari pihak tak dikenal yang memuat pesan bernada kritik terhadap hasil audit lembaga tersebut.

Dalam pesan itu, tertulis ucapan “turut berduka” atas hasil audit yang dinilai menimbulkan pertanyaan serius terkait integritas dan profesionalisme pemeriksaan.

Keberadaan karangan bunga tersebut sontak menyita perhatian pegawai serta masyarakat sekitar. Pesan yang disampaikan dinilai tidak lazim, sekaligus mencerminkan kritik terbuka terhadap institusi pengawas internal pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sidoarjo, Heru Susanto, menegaskan bahwa pihaknya menghormati setiap bentuk aspirasi masyarakat.

Meski demikian, ia memastikan seluruh proses audit telah dilaksanakan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Akselerasi Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih, di Sidoarjo, Forkopimda Solid Beri Dukungan

“Kami memahami bahwa masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, termasuk kritik. Namun, perlu kami tegaskan bahwa seluruh proses pemeriksaan di Inspektorat dilaksanakan sesuai standar audit yang berlaku, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip independensi, objektivitas, dan profesionalisme,” ujar Heru, saat dikonfirmasi Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan, Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) memiliki peran strategis dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Dalam menjalankan tugas dan fungsi, kami berpedoman pada regulasi yang berlaku serta kode etik profesi. Setiap hasil audit melalui tahapan yang sistematis, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun profesional,” lanjutnya.

Baca juga: Korupsi Dana CSR Desa Entalsewu Sidoarjo Rp2,08 Miliar, Tujuh Terdakwa Jalani Sidang Dakwaan di PN Tipikor Surabaya

Lebih lanjut, Heru menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap setiap evaluasi dan masukan konstruktif sebagai upaya meningkatkan kualitas kinerja ke depan.

“Kritik yang bersifat membangun tentu akan menjadi bahan evaluasi bagi kami. Namun, kami juga mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan secara proporsional serta disertai data yang jelas, sehingga dapat ditindaklanjuti secara tepat,” tegasnya.

Meski demikian, Inspektorat Kabupaten Sidoarjo memastikan bahwa peristiwa ini tidak akan mengganggu kinerja lembaga dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Hingga kini, identitas pengirim karangan bunga tersebut masih belum diketahui,” pungkasnya. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.