Kisah Lansia, Pemulung Asal Sedati yang Akhirnya Mendapat Harapan Rumah Layak Huni dari Pemkab Sidoarjo

oleh -443 Dilihat
oleh
Bupati Sidoarjo, Subandi bersama BAZNAS saat di rumah Sutikno. (Ist)

SIDOARJOSATU.COM – Usia Sutikno telah menginjak 81 tahun. Di usia senja, ia masih harus berjibaku dengan kerasnya hidup. Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga Desa Pranti, Kecamatan Sedati itu, setia berkeliling kampung mengais rongsokan.

Tampak kondisi rumah Sutikno, lansia berusia 81 Tahun warga Sedati Kabupaten Sidoarjo. (Ist)

Meski hidup serba terbatas, Sutikno tak pernah kehilangan rasa syukur. Ia masih memiliki tempat berteduh milik sendiri, meski kondisinya jauh dari kata layak huni.

Baca juga : Diduga Langgar Spesifikasi, Proyek Jalan Senilai Rp 782 Juta di Sidokerto Sidoarjo Disorot

Rumah sederhana yang ia tempati bersama istri, anak, menantu, serta tiga cucunya itu selama ini kerap diterjang banjir dan atapnya masih berbahan kayu pring. Impian memiliki rumah yang aman dan nyaman hanya menjadi angan-angan panjang dalam hidupnya.

Harapan itu akhirnya menemukan titik terang. Pada Selasa pagi (23/12/2025), Bupati Sidoarjo Subandi, bersama stakeholder terkait menyambangi langsung kediaman Sutikno. Dalam kunjungan tersebut, rumah Sutikno bakal dipastikan akan direnovasi.

Baca juga : Perangi Rokok Ilegal, Bea Cukai Sidoarjo bersama Kanwil DJBC Jatim I, Musnahkan Barang Senilai Rp 91,6 Miliar

“Kondisi rumah ini betul-betul tidak layak huni. Atapnya masih kayu pring dan sering kebanjiran. Mudah-mudahan segera diperbaiki agar bapak ini bisa menempati rumah yang layak,” ujar Subandi.

Tak hanya direnovasi, rumah Sutikno juga akan dilakukan peninggian lantai. Langkah itu diambil karena rumah tersebut hampir selalu terendam banjir setiap kali hujan turun, bahkan semakin parah saat banjir rob datang.

Sehingga, Bupati pun meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo yang turut mendampingi agar segera merealisasikan perbaikan rumah tersebut.

“Kalau hujan rumah ini banjir. Kalau tidak segera diperbaiki, kasihan bapaknya yang sudah sepuh, kesehatannya bisa terganggu,” tegasnya.

Baca juga : Video Viral Kericuhan di Sedati, Warga Datangi Rumah Terduga Pelaku Investasi Bodong hingga Adu Fisik

Sutikno dan sang istri tak kuasa menyembunyikan rasa bahagia. Ia mengaku kondisi banjir sudah menjadi bagian dari keseharian keluarganya. Air kerap menggenangi rumah, bahkan bisa mencapai lutut orang dewasa saat banjir rob melanda.

“Nek udan tok namung sak monten,” ucap Sutikno lirih sambil menunjuk bagian bawah lututnya, menggambarkan betapa tinggi genangan air yang biasa ia hadapi.

Kini, setelah puluhan tahun bertahan dalam keterbatasan, secercah harapan itu akhirnya datang dan membawa asa baru bagi Sutikno dan keluarganya untuk hidup lebih layak di usia senja.(zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.