Membangun Birokrasi Unggul: Sidoarjo Pacu Penerapan Manajemen Talenta ASN

oleh -116 Dilihat
oleh
Foto : Bupati Sidoarjo H. Subandi saat mengikuti Komitmen bersama untuk mengakselerasi penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Calon ASN (CASN) dan Manajemen Talenta di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis (24/7/2025).

SIDOARJOSATU.COM — Komitmen bersama untuk mengakselerasi penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) digaungkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Calon ASN (CASN) dan Manajemen Talenta yang diselenggarakan oleh Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis (24/7). Seluruh kepala daerah se-Jawa Timur, termasuk Bupati Sidoarjo H. Subandi, turut hadir dan membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap sistem baru ini.

Rakor yang dipimpin langsung oleh Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh bersama Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa ini menjadi forum strategis untuk membahas isu prioritas seputar penempatan ASN yang lebih efektif dan transparan. Kehadiran 38 kepala daerah beserta Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masing-masing menegaskan urgensi implementasi manajemen talenta di Jawa Timur.

“Proses seleksi dan penempatan akan dilakukan melalui satu pintu untuk memastikan transparansi, efisiensi, serta efektivitas, dan hasilnya pasti akan lebih bagus.” tambah Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh,

Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa sistem manajemen talenta akan menggantikan metode lama seperti open bidding dan job fit. Menurutnya, sistem baru ini lebih cepat, efektif, dan mampu menempatkan ASN sesuai dengan kompetensi masing-masing.

“Proses seleksi dan penempatan akan dilakukan melalui satu pintu untuk memastikan transparansi, efisiensi, serta efektivitas, dan hasilnya pasti akan lebih bagus,” ujarnya optimis.

Secara nasional, sekitar 200 instansi telah membangun sistem manajemen talenta, namun baru 30 di antaranya yang sudah menerapkannya secara penuh. Dengan adanya komitmen dari 38 daerah di Jawa Timur, Zudan berharap angka penerapan nasional akan meningkat signifikan.

“Saya apresiasi Ibu Gubernur, karena dengan 38 daerah menandatangani komitmen ini, angka nasional akan langsung meningkat,” tambah Zudan.

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menyatakan komitmennya untuk segera melaksanakan sistem ini di Sidoarjo. Menurutnya, penerapan manajemen talenta ASN adalah langkah krusial untuk mempercepat reformasi birokrasi dan memperkuat tata kelola pemerintahan.

“Ini menjadi langkah strategis yang harus didukung bersama demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” pungkas Subandi.

Dengan langkah ini, diharapkan birokrasi di Jawa Timur, khususnya Sidoarjo, dapat menjadi lebih adaptif, efisien, dan berintegritas, mendorong kemajuan daerah melalui penempatan talenta ASN yang tepat guna. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.