SIDOARJOSATU.COM – Pemerintah Desa Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, lakukan pendampingan dan pelayanan terhadap warga yang mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Warga tersebut diketahui merupakan anak dan istri dari Nuryanto, seorang warga yang berada di Dusun Kersan RT 18 RW 06, Desa Wonokasian, Wonoayu. Saat ini mereka tengah menjalani perawatan di Lamongan tempat Pak Purnomo.
BACA JUGA: Cegah Peredaran Miras di Wonoayu, Forkopimka Sisir Warkop hingga Tempat Karaoke
Plt Kepala Desa Wonokasian, Muhammad Samsudin, menegaskan bahwa pihaknya dari Pemdes Wonokasian hingga kini terus mengawal keluarga dari Pak Nuryanto.
Samsudin menyampaikan bahwa keluarga yang alami ODGJ tersebut lebih dulu sudah pernah dibawa ke Liponsos Sidoarjo dan Rumah Sakit Menur Surabaya dengan pendampingan Pemdes.
“Jadi, sebelumnya pihak keluarga sudah membawa lebih dulu kedua anaknya ke Liponsos Sidoarjo dan Rumah Sakit Menur Surabaya,” ujar Samsudin, saat ditemui dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).
Namun, karena belum ada perkembangan hingga istri dari Nuryanto, juga alami depresi ODGJ. Kemudian pada akhirnya pihak keluarga berkoordinasi dengan Pemdes Wonokasian sehingga muncul inisiatif dibawa ke Lamongan tempat perawatan ODGJ Pak Purnomo.
BACA JUGA: Tegaskan Miras Ilegal di Sidoarjo Bakal Ditutup, Bupati: Pengawasan Diperketat hingga Desa
“Hingga kini, pengobatan di Lamongan sudah berjalan kurang lebih satu bulan,” tegas Samsudin.
Ia menjelaskan, keputusan keluarga untuk melanjutkan perawatan di rumah pelayanan ODGJ di Lamongan merupakan langkah yang diambil keluarga dengan harapan kondisi kedua anak dan istrinya tersebut dapat semakin membaik.
Samsudin, juga menepis adanya anggapan bahwa Pemdes tidak memberikan pelayanan atau perhatian terhadap kondisi keluarga Nuryanto. Ia menyebut informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.
“Oleh karena itu, kami dari pihak Pemdes meluruskan informasi yang simpang siur terkait kurang adanya pelayanan dari pihak kami. Itu tidak benar,” tegasnya.
Menurutnya, Pemdes tetap berkomitmen memberikan perhatian dan melakukan koordinasi dengan keluarga tersebut.
Sehingga upaya tersebut dilakukan terus untuk memastikan perkembangan kondisi warganya tersebut tetap terpantau dan keluarga mendapatkan pendampingan yang diperlukan.
“Hingga kini kami terus berkoordinasi dengan pihak keluarga Pak Nuryanto,” tandasnya.
Diketahui, Pemdes mengajak masyarakat setempat untuk memberikan dukungan kepada keluarga yang bersangkutan untuk menjalani perawatan dan memperoleh penanganan terbaik dan memiliki kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara lebih baik.
“Kami berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya,” pungkasnya. (zal)








