Persida Sidoarjo Siap Tempur di Babak 32 Besar Liga 4 Musim 2025/2026, Bidik Tiket 16 Besar sebagai Tuan Rumah

oleh -525 Dilihat
oleh
Kodari Amir, Pelatih Kepala Persida Sidoarjo saat memimpin latihan di Stadion Jenggolo, Sabtu (3/1).(zal/Sidoarjosatu.com)

SIDOARJOSATU.COM – Persida Sidoarjo menyatakan kesiapan penuh jelang laga babak 32 besar kompetisi Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim musim 2025/2026, yang akan digelar pada 5 Januari mendatang melawan Akor Jombang. Manajemen menegaskan seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur, baik secara fisik maupun mental.

Manager Persida Sidoarjo, Andi Tri Setyawan, mengungkapkan bahwa persiapan tim berjalan sesuai rencana. Meski sempat ada satu pemain yang mengalami cedera pada laga sebelumnya, kondisinya kini telah berangsur membaik dan masuk dalam program pemulihan tim medis.

Baca juga: BAZNAS Sidoarjo Bangun 238 Rumah Layak Huni Sepanjang 2025, Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Assisten pelatih, Miftahul Huda saat mengintruksikan pemain saat sesi latihan. (zal/Sidoarjosatu.com)

“Secara umum kondisi anak-anak sangat siap. Kemarin memang ada satu pemain yang cedera, tapi sekarang sudah membaik dan siap untuk persiapan laga tanggal 5 nanti. Semua pemain dalam kondisi siap tempur,” ujar Andi, Sabtu (3/1/2026).

Sebagai tuan rumah babak 32 besar, Persida tidak ingin sekadar menjadi penggembira. Manajemen telah memasang target jelas, yakni lolos ke babak 16 besar dan membuka peluang kembali menjadi tuan rumah pada fase berikutnya.

“Kami sudah memberikan target ke pemain. Di 32 besar ini, apalagi kita sebagai tuan rumah, target awal kami jelas masuk 16 besar. Ke depannya kami juga menargetkan bisa kembali menjadi tuan rumah. Karena itu, setiap pertandingan kami harapkan bisa disapu bersih,” tegasnya.

Baca juga: Ribuan Perempuan di Sidoarjo Resmi Menyandang Status Janda Sepanjang 2025

Para pemain Persida Sidoarjo saat menjalani latihan fisik. (zal/Sidoarjosatu.com)

Andi menambahkan, ambisi besar Persida tak lepas dari tekad untuk membawa tim kebanggaan Sidoarjo naik kasta ke Liga 3 nasional. Target tersebut menjadi motivasi utama para pemain dalam setiap sesi latihan.

“Cita-cita kami jelas, Persida harus naik di Liga 3. Itu yang terus kami tanamkan ke anak-anak. Mereka berlatih sangat maksimal, ditunjang kondisi fisik yang juga terus dijaga. Mudah-mudahan apa yang kita harapkan bisa berbuah hasil yang memuaskan,” katanya.

Terkait dukungan suporter dan fasilitas, Andi berharap perhatian lebih dari berbagai pihak. Dengan Persida yang kini berlaga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, ia optimistis dukungan publik akan semakin meningkat.

“Alhamdulillah sekarang kita diberikan venue di Gelora Delta. Mudah-mudahan ke depan dukungan semakin maksimal. Persida ini tim putra daerah, sudah seharusnya mendapat support penuh dari masyarakat Sidoarjo,” ucapnya.

Soal bonus dan perhatian dari pemerintah daerah, Andi menyebut hal tersebut menjadi ranah ketua umum. Namun dari sisi manajemen tim, bonus internal dipastikan selalu ada sebagai bentuk motivasi.

Baca juga: Tahapan Awal Pilkades 2026 di Sidoarjo Diwarnai Kisruh, Dugaan Nepotisme hingga Suap Mencuat

Para pemain Persida Sidoarjo turun minum usai menjalani sesi latihan. (zal/Sidoarjosatu.com)

“Kalau soal bonus dari Pemkab atau dari Pak Bupati, itu ranah Pak Puji Daryo sebagai Ketua Askab PSSI Sidoarjo. Tapi, dari manajemen tim, setiap pertandingan bonus pasti ada. Itu sudah menjadi motivasi tambahan bagi pemain,” jelasnya.

Menghadapi babak 32 besar, Andi juga mengingatkan seluruh pemain untuk tidak meremehkan lawan. Menurutnya, semua tim yang lolos ke fase ini memiliki kualitas yang relatif seimbang.

“Di 32 besar ini semua tim berat. Saya sampaikan ke pemain, anggap semua pertandingan adalah final. Jangan pernah meremehkan lawan. Semua tim punya peluang yang sama,” pungkasnya.(zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.