Sambut Ramadhan Hijau dan Hari Peduli Sampah, SMA Al Muslim Gandeng Ecoton Gelar Brand Audit Sampah Plastik 

oleh -389 Dilihat
oleh
Foto : SMA Al Muslim bekerja sama dengan Ecoton (Ecological Observation and Wetlands Conservation) menggelar kegiatan brand audit sampah plastik di TPS lingkungan sekolah, Jumat, (20/2/2026).

SIDOARJOSATU.COM – Menyambut program Sekolah Bersih, Ramadan Hijau, sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2026, SMA Al Muslim bekerja sama dengan Ecoton (Ecological Observation and Wetlands Conservation) menggelar kegiatan brand audit sampah plastik di TPS lingkungan sekolah.

Kegiatan ini bertujuan mengungkap dominasi kemasan plastik sekali pakai dengan membaca jejak industri di baliknya — sesuatu yang kerap luput dari perhatian warga sekolah. Langkah tersebut menjadi wujud nyata komitmen SMA Al Muslim dalam menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga lingkungan serta mendukung terwujudnya Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagaimana anjuran Gubernur Jawa Timur.

Sebanyak ±40 kader lingkungan dari jenjang SD, SMP, hingga SMA Al Muslim terlibat langsung dalam kegiatan ini. Mereka berkolaborasi mengumpulkan, memilah, dan mencatat merek-merek sampah plastik yang ditemukan di tumpukan sampah sekolah. Dari hasil pendataan, terkumpul 357 potong sampah plastik dari berbagai merek.

Para siswa kemudian menganalisis jenis kemasan dan produsen yang paling banyak muncul dari aktivitas konsumsi sehari-hari di lingkungan sekolah. Melalui brand audit ini, siswa diajak memahami bahwa setiap sampah plastik memiliki jejak produksi dan tanggung jawab industri yang perlu disuarakan.

Baca juga : Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Ratusan Siswa KB-TK Al Muslim Sidoarjo Gelar Tarhib Ramadhan

Sebelum praktik audit dilakukan, tim Ecoton memberikan edukasi mengenai dampak sampah plastik terhadap kesehatan manusia dan ekosistem. Disampaikan bahwa plastik yang tidak terkelola dengan baik dapat terurai menjadi mikroplastik yang mencemari lingkungan, bahkan masuk ke dalam rantai makanan manusia.

Selama kegiatan berlangsung, siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk mengolah dan menganalisis data bersama. Hasil audit ini diharapkan menjadi dasar kampanye pengurangan sampah plastik sekali pakai di lingkungan sekolah, sekaligus mendorong perubahan pola konsumsi yang lebih bijak.

Kepala SMA Al Muslim, Dr. Mahmudah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

“Kalau kita sadar sampah itu masalah, kita bisa mencari solusi, maka perlu dikenalkan sejak dini. Cara paling efektif dengan mengurangi sampah plastik sekali pakai, penggunaan botol minum dan alat makan pribadi, dan penguatan program bank sampah sekolah. Bertepatan menyongsong bulan Ramadan merupakan momentum untuk membersihkan hati, fisik, tentu saja lingkungan,” ujarnya.

Pesan kepedulian lingkungan juga diperkuat dengan nilai spiritual sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an Surah Al A’raf ayat 56:

“Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.”

Kegiatan yang disambut antusias para siswa ini ditutup dengan sesi visualisasi gagasan dan kampanye kreatif. Para siswa menuangkan pesan lingkungan dalam bentuk poster yang ditujukan kepada seluruh warga sekolah. Pesan utamanya jelas: kurangi plastik sekali pakai, mulai dari diri sendiri di bulan Ramadan.

Suara kecil para siswa ini diharapkan menjadi teladan sekaligus penggerak tanggung jawab bersama dalam mengatasi persoalan sampah plastik. Dengan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, SMA Al Muslim optimistis perubahan besar dapat terwujud. Semangat Ramadan Hijau dan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 menjadi momentum memperkuat komitmen menuju lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.