Sempat Viral Lantaran Kumuh, Bupati Sidoarjo Pimpin Kerja Bakti Massal Bersihkan Sungai Waru

oleh -362 Dilihat
oleh
Foto : Kerja bakti di kawasan Sungai Waru, (Kominfo Sidoarjo)

SIDOARJOSATU.COM — Menyusul viralnya kondisi tepi sungai yang kumuh dan dipenuhi sampah serta tanaman liar, Bupati Sidoarjo Subandi bersama Kodim 0816/Sidoarjo menggelar kerja bakti massal di Kecamatan Waru pada Minggu (29/6/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal penanganan serius terhadap persoalan kebersihan lingkungan yang selama ini luput dari perhatian.

Kerja bakti tersebut melibatkan ratusan peserta dari unsur TNI, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat sekitar. Mereka bersama-sama membersihkan area sepanjang Jalan Desa Tambak Oso hingga Tambak Sumur yang selama ini terlihat kumuh dan menjadi sorotan publik.

Baca juga : Ecoton Desak Penghentian Pembakaran Sampah Plastik di Tropodo: Polusi Udara Capai Level Berbahaya

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Bupati Subandi, Dandim 0816 Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, S.Sos, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Dr. Fenny Apridawati, M.Kes. Usai apel, ketiganya turut turun langsung membersihkan sampah plastik, memotong rumput liar, dan mengangkut timbunan sampah ke truk milik Dinas Lingkungan Hidup.

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Sidoarjo, saat melintasi jalan, jangan buang sampah sembarangan. Tindakan itu berdampak buruk bagi lingkungan dan akan dirasakan oleh anak cucu kita kelak,” tegas Bupati Subandi di sela kegiatan.

Ia mengaku prihatin dengan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan padat permukiman dan dekat aliran sungai. Bupati pun menyampaikan komitmennya untuk menjadikan kegiatan seperti ini sebagai agenda rutin.

“Jika ada sungai yang sedimentasinya tinggi dan dipenuhi tanaman air seperti enceng gondok, itu harus menjadi agenda rutin pembersihan setiap dua minggu sekali,” ujarnya.

Subandi juga meminta para camat dan kepala desa aktif membangun komitmen bersama warganya agar hasil kerja bakti tak hanya menjadi seremonial semata, melainkan benar-benar berdampak dalam jangka panjang.

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Saya minta camat dan kepala desa memastikan wilayahnya tetap bersih. Jangan sampai setelah dibersihkan, kembali kotor hingga menjadi viral lagi karena banyak warga yang melintas di kawasan tersebut,” pungkasnya.

Dengan langkah konkret ini, Pemkab Sidoarjo berharap dapat membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan, sekaligus mencegah kerusakan lebih lanjut pada ekosistem sungai yang menjadi urat nadi kehidupan warga. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.