Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan Proyek InCircular, Fokus Pengelolaan Sampah Plastik

oleh -18 Dilihat
oleh
Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, M.Kn, dengan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, di Hotel DoubleTree by Hilton, Kota Surabaya, Selasa (15/9/2026). (Foto: Ist)

SIDOARJOSATU.Com – Kabupaten Sidoarjo terpilih sebagai salah satu daerah percontohan Proyek InCircular di Jawa Timur. Program ini diarahkan untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, khususnya sampah kemasan dan residu.

Proyek tersebut resmi diluncurkan dalam kegiatan “Dari Daerah, Menuju Masa Depan Ekonomi Sirkular Indonesia” di Hotel DoubleTree by Hilton Surabaya, pada Selasa (15/9/2026).

Selain Sidoarjo, empat daerah lain yang menjadi percontohan adalah Kabupaten Gresik, Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Probolinggo.

Program yang digagas Kementerian PPN/Bappenas bersama GIZ dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini mencakup penguatan regulasi, tata kelola, kolaborasi pemangku kepentingan, serta pengelolaan sampah di daerah.

BACA JUGA: Stasiun Tanggulangin Disulap Jadi Pusat Kesehatan dan Literasi, KAI Daop 8 Layani 250 Warga Secara Gratis

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, proyek tersebut menjadi peluang untuk mendorong pembangunan yang lebih efisien dalam pemanfaatan sumber daya, rendah limbah, dan berkelanjutan.

Emil menyebut timbulan sampah di Jawa Timur mencapai sekitar 6,5 juta ton per tahun, namun baru sekitar 25 persen yang terkelola secara optimal.

“Melalui ekonomi sirkular, kita mendorong penggunaan sumber daya secara lebih efisien, mengurangi timbulan sampah sejak dari sumber, serta memperkuat pemanfaatan kembali dan daur ulang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyambut baik terpilihnya Sidoarjo sebagai daerah percontohan. Menurutnya, program InCircular sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Subandi menekankan pengelolaan sampah plastik harus diperkuat secara berjenjang, mulai dari bank sampah hingga TPS 3R di tingkat desa dan kawasan.

BACA JUGA: Apresiasi Terhadap Pengelolaan TPST Desa Krembung, Wabup Sidoarjo: Patut Menjadi Percontohan

“Pengelolaan sampah plastik ini penting. Mulai dari tingkat bank sampah sampai tingkat TPS 3R harus benar-benar kita perkuat dan memiliki komitmen yang besar,” tegasnya.

Ia berharap Proyek InCircular dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah yang sudah berjalan di Sidoarjo sekaligus mendorong inovasi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Program ini diharapkan tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga meningkatkan pemanfaatan kembali material sampah sehingga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.