SIDOARJOSATU.COM — Kontingen Kabupaten Sidoarjo resmi dilepas untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX tahun 2025 yang digelar di Malang Raya. Sebanyak 1.322 atlet, pelatih, dan ofisial siap bertanding di 67 cabang olahraga, membawa harapan besar untuk mengharumkan nama daerah.
Acara pelepasan berlangsung di Pendopo Delta Wibawa, Senin (23/6/2025), dan dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi. Sebelum keberangkatan, para atlet juga mendapatkan doa restu dari pengasuh Pondok Pesantren Al-Amanah Junwangi Krian, KH. Nur Kholis Misbah.
“Pulang dari sini harus dengan kepala tegak, terus giat berlatih, dan menjadi kebanggaan keluarga serta Kabupaten Sidoarjo,” ujar Bupati Subandi dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan komitmennya memberikan dukungan penuh kepada para atlet. Salah satunya melalui pemberian bonus bagi atlet yang berhasil membawa pulang medali, bahkan menjanjikan kenaikan jumlah dibanding Porprov sebelumnya.
“Bonus para atlet akan kita naikkan,” ucap Subandi yang disambut riuh tepuk tangan para atlet.
Meski belum menyebut nominal pasti, kenaikan ini dipastikan lebih tinggi dari bonus sebelumnya yang mencapai Rp 40 juta per medali emas. Selain bonus, dukungan Pemkab Sidoarjo juga diwujudkan dalam bentuk anggaran. Tahun ini, dana sebesar Rp 16,5 miliar telah dikucurkan untuk mendukung persiapan dan keikutsertaan kontingen di ajang olahraga dua tahunan ini.
“Kita akan kejar, apakah tahun ini dengan ketua KONI Sidoarjo yang baru mampu mencapai target yang diberikan pemerintah daerah,” tegas Bupati.
Target Tinggi, Raihan Sementara Positif
Ketua KONI Sidoarjo, Imam Mukri Affandy, melaporkan bahwa meski pembukaan resmi Porprov baru akan berlangsung pada 28 Juni 2025 di Stadion Gajayana, Malang, sejumlah cabang olahraga sudah lebih dulu dipertandingkan. Atlet Sidoarjo tercatat telah menyumbang 13 emas, 13 perak, dan 15 perunggu dengan total perolehan 93 poin—menempatkan Sidoarjo di posisi kedua klasemen sementara, di bawah Kota Surabaya.
“Porprov kali ini menggunakan sistem klasemen berdasarkan poin, bukan hanya jumlah emas. Target kami adalah meraih 750 hingga 800 poin,” kata Imam.
Sebagai perbandingan, pada Porprov 2023 lalu, kontingen Sidoarjo berhasil mengumpulkan 680 poin.
Imam juga menjelaskan bahwa pelepasan kontingen dilakukan dalam dua gelombang mengingat besarnya jumlah peserta. Gelombang pertama dilepas hari ini, meliputi cabang olahraga hoki luar ruang, akuatik, atletik, dan kriket. Gelombang kedua dijadwalkan pada Kamis, 26 Juni 2025, dan juga akan dilakukan langsung oleh Bupati Subandi.
“Pelepasan secara langsung oleh bupati sangat berarti bagi para atlet kami, sebagai pemicu semangat bertanding di Porprov kali ini,” ujar Imam.
Porprov Jatim IX 2025 bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan momentum pembuktian bahwa olahraga Sidoarjo terus bertumbuh dan berprestasi. Dengan semangat juang tinggi, dukungan penuh pemerintah daerah, dan sistem pembinaan yang kian solid, Sidoarjo menatap podium tertinggi. (Had).





