Tanggul Sungai Longsor di Balongbendo, Bupati Sidoarjo : Harus Segera Ditangani

oleh -461 Dilihat
oleh
Foto : Bupati Sidoarjo, Subandi saat melihat langsung kondisi

SIDOARJOSATU.COM – Bupati Sidoarjo Subandi meninjau langsung lokasi tangkis atau avur sungai yang mengalami longsor di Desa Kedungpringgodani dan Desa Bakungpringgodani, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Minggu (11/5/2025).

Kunjungan ini dilakukan setelah Pemkab Sidoarjo menerima laporan dari warga terkait kondisi tangkis yang mengkhawatirkan karena berada dekat dengan permukiman padat penduduk.

“Kondisi tangkis ini harus segera kita tindak lanjuti. Saya sudah perintahkan kepada Dinas PU Bina Marga untuk segera melakukan penggeseran,” kata Subandi di lokasi.

Ia menekankan bahwa penanganan tangkis tersebut menjadi prioritas agar tidak menimbulkan dampak lebih parah ke depannya.

“Jangan sampai kalau dibiarkan lama-lama atau sampai tahun depan terjadi kikisan lagi. Masyarakat harus merasa tenang dan nyaman,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Subandi juga menerima aspirasi dari kepala desa dan kelompok tani mengenai masalah pengairan sawah yang terganggu.

Menanggapi keluhan itu, Subandi langsung menginstruksikan Dinas PU Bina Marga untuk segera menyusun proposal pengadaan pompa air guna mengatasi kendala irigasi pertanian.

“Kita akan minta partisipasi dari perusahaan-perusahaan besar di sekitar sini. Harga pompa sekitar Rp 400 juta, dan ini sangat penting agar petani bisa bertani dengan baik,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa distribusi air ke lahan pertanian harus lancar dan merata, serta meminta koordinasi yang baik dari para kepala desa.

“Pupuk sudah aman. Sekarang tinggal memastikan air ke sawah tidak terhambat. Ini penting agar produksi pertanian tetap optimal,” tambahnya.

Subandi menyebutkan, penanganan tangkis sungai dan pengairan pertanian merupakan bagian dari prioritas pembangunan daerah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Dengan langkah cepat tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap bisa meminimalkan risiko banjir dan gagal panen, serta mendorong terciptanya ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Balongbendo. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.