Bawaslu Sidoarjo Temukan 1.847 Pemilih Anomali, Sarankan KPU Segera Lakukan Perbaikan

oleh -336 Dilihat

 

SIDOARJOterkini – Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Sidoarjo menemukan sebanyak 1.847 pemilih anomali / pemilih tidak jelas dari total pemilih di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 1.468.302 orang, yang masuk dalam Daftar Pemilih sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Pemilu 2024.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Sidoarjo Haidar Mundjid, dari jumlah pemilih yang misterius tersebut, dominan ditemukan dari alamat pemilih yang tertulis RT 00/RW 00 dari sejumlah kecamatan.Sisanya dari data pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) baik yang disebabkan meninggal dunia ataupun pindah keluar serta pemilih yang memenuhi syarat tapi tidak masuk dalam Data pemilih.

“Data Pemilih dengan alamat RT 00/RW 00 ditemukan sebanyak 1720 pemilih dan menyebar di 9 kecamatan,”ungkap Haidar Mundjid saat ditemui di kantornya, Senin 19 Juni 2023.

Sedangkan untuk pemilih yang TMS lanjut Haidar, ada 123 pemilih yang sudah meninggal dunia atau pindah keluar tapi masih masuk dalam daftar pemilih. Yakni di Kecamatan Tulangan sebanyak 22 pemilih dan Kecamatan Waru ditemukan 101 pemilih.

“Dan ada 4 pemilih yang seharusnya memenuhi syarat namun tidak masuk dalam daftar pemilih,”ujarnya.

Menurutnya, adanya data pemilih dengan alamat RT 00/RW 00 disebabkan adanya relokasi desa dampak Lapindo, atau banyak pemukiman baru seperti perumahan dan kaplingan, yang lokasinya belum terdeteksi dan hanya diketahui desanya saja.

“Secara riil memang dalam data kependudukan alamatnya tertulis RT00 /RW 00, untuk hal itu kita akan koordinasikan dengan Provinsi,”tegasnya

Ditegaskan Haidar, untuk temuan tersebut pihaknya telah memberikan saran kepada KPU untuk melakukan perbaikan mulai tingkat desa hingga kecamatan sebelum diplenokan.

“Pun begitu, saat pleno yang terjadwal 21 Juni 2023, kita tetap akan menanyakan kepada KPU terkait pemilih anomali tersebut apa sudah di follow up terkait perbaikan data tersebut,”tandasnya. (cles)

No More Posts Available.

No more pages to load.