BAZNAS Sidoarjo Bangun 238 Rumah Layak Huni Sepanjang 2025, Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

oleh -521 Dilihat
oleh
Gambar grafik Capaian BAZNAS di 2025. (zal/Sidoarjosatu.com)

SIDOARJOSATU.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo menutup tahun anggaran 2025 dengan capaian signifikan melalui program unggulan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB).

Sepanjang tahun 2025, ada 238 unit rumah layak huni baznas berhasil direalisasikan dan tersebar di 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo, memberikan perlindungan dan harapan baru bagi ratusan warga kurang mampu.

Sehingga, capaian tersebut menegaskan tren positif sekaligus konsistensi BAZNAS Sidoarjo dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem.

Baca juga: Kejati Jatim Paparkan Capaian Kinerja 2025, Selamatkan Ratusan Miliar Keuangan Negara

Berdasarkan data perkembangan program, jumlah rumah yang dibangun terus mengalami peningkatan dari 128 unit pada 2023, naik menjadi 224 unit pada 2024, hingga mencapai 238 unit pada 2025.

Respons cepat untuk warga terdampak bencana
tidak hanya berfokus pada renovasi rutin, program RLHB 2025 juga menitikberatkan pada penanganan kondisi darurat akibat bencana.

Sejumlah langkah strategis dilakukan BAZNAS Sidoarjo, di antaranya:

  • Pemulihan pasca musibah, dengan membangun kembali 33 unit rumah warga yang mengalami atap ambruk.
  • Penanganan pascakebakaran, melalui pembangunan ulang 17 unit rumah bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
  • Mitigasi bencana, berupa relokasi satu unit rumah di Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin, untuk memindahkan warga dari kawasan rawan banjir tahunan di wilayah Kedungbanteng.
  • Sinergi lintas tingkat, dengan merealisasikan lima unit rumah melalui kolaborasi bersama BAZNAS Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Kejari Surabaya Selamatkan Aset Negara Rp1,5 Triliun Sepanjang 2025, PNBP Naik 21,89 Persen

Disisi lain, salah satu kisah yang mencerminkan dampak nyata program RLHB adalah transformasi hunian milik Pak Kusen (70), seorang pengrajin sayangan asal Desa Klurak, Kecamatan Candi, Sidoarjo.

Pak Kusen hidup seorang diri di rumah yang nyaris roboh, namun pak Kusen kini dapat menempati rumah layak dan sehat yang rampung dibangun pada 23 Juli 2025.

Dengan demikian, kisah ini menjadi potret nyata bagaimana zakat mampu memulihkan martabat, menghadirkan rasa aman, serta mengembalikan ketenangan hidup para mustahik.

Program ini juga terintegrasi dengan aspek kesehatan dan penguatan ekonomi lokal. BAZNAS Sidoarjo tidak hanya fokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi memastikan setiap hunian memenuhi standar kesehatan lingkungan yang layak.

Dari total 238 unit yang dibangun, 96 rumah telah dilengkapi jamban sehat dan septic tank sesuai standar kesehatan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka stunting serta mencegah penyakit berbasis lingkungan.

Baca juga: Polemik Makam Dadakan di Istana Mentari Memanas, DPRD Sidoarjo Hadapkan Legalitas dan Kemanfaatan Sosial

Ketua BAZNAS Sidoarjo, M. Chasbil Azis Salju Sodar, menegaskan bahwa program RLHB memberikan dampak berantai bagi masyarakat.

“Selain menghadirkan rasa aman bagi penerima manfaat, proses pembangunan rumah melibatkan tukang dan toko bangunan lokal di masing-masing kecamatan. Dengan begitu, dana zakat yang dihimpun turut menggerakkan ekonomi masyarakat kecil,” ujarnya.

Perlu diketahui, sebanyak 238 unit RLHB yang direalisasikan pada 2025 tersebar sebagai berikut, Wonoayu (25 unit), Tarik (23), Tulangan (22), Waru (19), Sidoarjo (19), Candi (17), Porong (15), Krian (14), Taman (13), Prambon (13), Tanggulangin (12), Balongbendo (10), Sedati (9), Sukodono (8), Krembung (7), Jabon (7), Gedangan (4), dan Buduran (1).

Menurut pria yang akrab disapa Gus Jazuk ini, bahwa capaian ini menjadi penutup tahun yang penuh rasa syukur sekaligus pemantik semangat bagi BAZNAS Sidoarjo untuk terus berbuat lebih baik. Sebab, zakat menguatkan Indonesia dan dimulai dari rumah yang layak.

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya berkelanjutan dalam menghadirkan layanan zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara transparan, profesional, serta berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.