Forkopimda Sidoarjo Panen Raya Jagung, Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Nasional

oleh -421 Dilihat
oleh
Foto : Forkopimda Sidoarjo saat menghadiri kegiatan panen raya jagung serentak yang digelar di Desa Pangkemiri, Kecamatan Tulangan, Kamis (5/6/2025).

SIDOARJOSATU.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan dukungan penuh terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini ditunjukkan lewat kegiatan panen raya jagung serentak yang digelar di Desa Pangkemiri, Kecamatan Tulangan, Kamis (5/6/2025).

Panen raya di atas lahan seluas setengah hektar ini menjadi kali kedua yang dilakukan oleh Polresta Sidoarjo, sekaligus menjadi simbol kuatnya sinergi antar unsur pimpinan daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidoarjo H. Subandi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo Roy Rovalino Herudiansyah, serta Wakil Ketua DPRD Sidoarjo H. Kayan.

Dalam sambutannya, Bupati Subandi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung program ketahanan dan swasembada pangan melalui berbagai bantuan nyata kepada petani.

“Ini tadi kita memberikan bibit jagung 300 ton, mudah-mudahan ini menjadi support mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Sidoarjo,” ujar Subandi.

Pemkab Sidoarjo, menurut Subandi, secara aktif menyediakan bantuan benih dan fasilitas lain untuk mendorong produktivitas pertanian. Bantuan benih jagung kali ini diberikan kepada kelompok tani Desa Pangkemiri.

Senada dengan Bupati, Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing menegaskan bahwa jajarannya akan terus mengawal keberhasilan program swasembada pangan, dari hulu hingga hilir. Klinik tani yang dibentuk oleh Polresta Sidoarjo menjadi sarana utama pendampingan dan edukasi bagi petani lokal.

“Mulai dari awal proses pelaksanaannya, penyalurannya, itu yang betul-betul harus kita awasi dan kita jaga agar petani tidak sampai merugi,” tegas Tobing.

Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif akan terus digenjot. Hingga kini, total lahan pertanian jagung yang dikelola mencapai 330 hektar, sementara padi ditanam di atas lahan seluas 15.000 hektar dengan rata-rata hasil panen mencapai 9 ton per hektar.

Lebih jauh, Tobing menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tak lepas dari sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan dari Kapolda Jawa Timur serta kemitraan dengan perusahaan pertanian seperti Jaffa Comfeed.

“Ini semua sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo yang diimplementasikan Bapak Kapolri dan jajaran Polda Jawa Timur, kemudian supporting luar biasa dari Bapak Kapolda Jatim kepada kami yang ada di Sidoarjo,” pungkasnya.

Langkah konkret Forkopimda Sidoarjo ini menjadi bagian dari upaya nasional untuk mencapai kemandirian pangan, sekaligus menandai peran strategis daerah dalam mendukung agenda pembangunan pertanian Indonesia. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.