Gubernur Khofifah Tinjau Kesiapan Koperasi Merah Putih di Sidoarjo: Harus Jadi Mitra, Bukan Kompetitor UMKM

oleh -428 Dilihat
oleh
Foto : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan ke Koperasi Merah Putih di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (19/7/2025).

SIDOARJOSATU.COM — Menjelang peluncuran nasional Koperasi Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan ke Koperasi Merah Putih di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (19/7/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan kelembagaan koperasi sekaligus menyampaikan pesan penting terkait sinergi dengan pelaku UMKM lokal.

“Keberadaan Koperasi Merah Putih jangan sampai menjadi kompetitor pelaku UMKM di desa. Kalau bisa justru menjadi mitra strategis, bahkan distributor bagi produk-produk UMKM,” ujar Khofifah dalam kunjungannya.

Gubernur Khofifah hadir bersama perwakilan dari Bulog Jawa Timur, Asisten Perekonomian dan Pembangunan M. Mahmud, Kepala Disperindag Kabupaten Sidoarjo Widiyantoro Basuki, serta Kepala Desa Kupang Mukhamad Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap kesiapan koperasi di Desa Kupang yang menjadi salah satu contoh koperasi yang paling siap beroperasi menjelang peluncuran resmi.

Lebih jauh, Khofifah menekankan pentingnya membangun ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan dan kolaboratif, bukan bersifat kompetitif. Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjalin kemitraan dengan Bulog, PT Pos Indonesia, BRI, dan para pelaku toko kelontong lokal untuk memperkuat ketahanan pangan dan distribusi bahan pokok murah.

“Karena model kemitraan seperti ini bisa menjadi percontohan nasional. Bulog sudah men-deploy beras, gula, dan minyak goreng. Harganya di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), dan ini bisa dibeli oleh pelaku toko kelontong di sekitar koperasi. Jadi bukan saling saingi, melainkan saling dukung,” katanya.

Meskipun Koperasi Merah Putih Desa Kupang belum termasuk dalam sembilan koperasi dari Jawa Timur yang akan diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo, Khofifah menegaskan bahwa koperasi tersebut tetap akan menjalankan fungsinya secara penuh dan profesional.

“Yang penting, suasana kemitraan ini harus terus dijaga. Jangan sampai pelaku UMKM merasa galau atau resah. Pengurus koperasi di Kupang Jabon sudah sangat arif dalam membangun hubungan kemitraan dengan toko-toko sekitar,” tegasnya.

Untuk memperkuat fungsi koperasi sebagai ujung tombak ekonomi desa, Gubernur Khofifah menambahkan bahwa koperasi yang siap beroperasi perlu dilengkapi dengan gudang penyimpanan, sistem administrasi sesuai standar Bulog serta terus mendapatkan pendampingan dan pelatihan.

Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk BRI, Bulog, PT Pos Indonesia, dan para pengurus koperasi yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan kelembagaan koperasi yang kuat dan berdaya saing.

“Visi besar Presiden Prabowo membangun ekonomi dari desa harus kita dukung bersama. Koperasi menjadi ujung tombak untuk penguatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan ekonomi desa dan membuka akses distribusi bahan pokok murah yang merata ke seluruh pelosok negeri. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.