Kadin Sidoarjo 2024–2029 Resmi Dikukuhkan, Fokus Tingkatkan SDM dan UMKM Naik Kelas

oleh -79 Dilihat
Foto : Pengurus Kadin Sidoarjo periode 2024-2029 resmi dikukuhkan di Pendopo Delta Wibawa, Minggu, (1/6/2025).

SIDOARJOSATU.COM — Sebanyak 107 pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sidoarjo masa bakti 2024–2029 resmi dikukuhkan di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (1/6/2025) malam. Dalam kepengurusan yang baru ini, Kadin menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Prosesi pengukuhan dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh akademisi, serta pelaku industri dari berbagai sektor usaha di Kabupaten Sidoarjo.

Ketua Kadin Sidoarjo, Ubaidillah Nurdin, menuturkan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja dan pendampingan terhadap UMKM menjadi fokus utama program kerja lima tahun ke depan.

“Fokus utama kami ke depan adalah peningkatan SDM, pendampingan, dan pelatihan agar UMKM bisa naik kelas,” ujar Ubaidillah.

Ia menyampaikan bahwa Kadin Sidoarjo telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi lokal, seperti Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA), Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida), dan Universitas Anwar Medika. Kolaborasi ini diwujudkan dalam bentuk rumah advokasi, yang diharapkan mampu menjadi jembatan antara dunia usaha dan dunia pendidikan.

Tak hanya di tingkat lokal, Kadin Sidoarjo juga menggandeng Kadin Institute dan lembaga internasional Swiss Contact dari Jerman. Kerja sama ini difokuskan pada penyelenggaraan pelatihan vokasi berstandar internasional, agar para lulusan memiliki daya saing di pasar tenaga kerja global.

“Kita akan fasilitasi pelatihan seperti teknik las berstandar Jepang dan Korea, termasuk pelatihan las bawah air serta keterampilan lain yang kini sedang dibutuhkan industri,” jelas Ubaidillah.

Menurutnya, salah satu tantangan yang dihadapi dunia usaha saat ini adalah masih banyaknya lulusan perguruan tinggi yang belum siap memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, Kadin menekankan pentingnya penguasaan keterampilan teknis dan praktik langsung.

Sebagai langkah awal, Kadin Sidoarjo akan menggelar pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara gratis bagi 25 hingga 30 peserta. Program ini merupakan hasil kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo, yang ditujukan untuk mencetak tenaga kerja unggul, tersertifikasi, dan siap kerja.

Dengan arah baru ini, Kadin Sidoarjo berupaya menjadi penggerak utama ekosistem usaha dan ketenagakerjaan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri, baik di tingkat lokal maupun internasional. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.