Plafon Tiga Ruang Kelas di SDN 1 Sebani Ambrol, Bupati Sidoarjo Tinjau dan Janjikan Perbaikan

oleh -350 Dilihat
oleh
Foto : Bupati Sidoarjo saat meninjau sekolah ambrol di SDN

SIDOARJOSATU.COM — Tiga ruang kelas di SD Negeri 1 Sebani, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, mengalami kerusakan parah pada bagian plafon. Kondisi tersebut telah berlangsung selama setahun terakhir tanpa penanganan yang memadai. Menanggapi hal itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung kondisi sekolah pada Minggu (25/5/2025) pagi.

Dalam peninjauan itu, Bupati Subandi didampingi oleh anggota DPRD Sidoarjo M. Nizar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tirto Adi, Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Dwi Eko Saptono, Camat Tarik Iswadi Pribadi, serta Kepala Desa Sebani.

“Hampir seluruh plafon di ruang kelas 1, kelas 2, dan ruang AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) ambrol. Yang masih menempel pun terlihat sangat mengkhawatirkan. Kami minta ini segera diperbaiki agar tidak membahayakan siswa,” ujar Subandi.

Baca juga : Pemkab Sidoarjo Anggarkan Sebesar Rp.70 Miliar Fokus Perbaikan Sekolah Rusak

Menurut Subandi, perbaikan akan diupayakan secepatnya menggunakan dana dari APBD. Bila tidak memungkinkan, pihaknya akan mempertimbangkan opsi penggeseran anggaran atau pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari perusahaan yang beroperasi di wilayah Tarik.

“Kita akan usahakan dengan kemampuan anggaran APBD. Kalau tidak ada, kita lakukan penggeseran anggaran. Jika masih belum mencukupi, kita akan mencoba memanfaatkan CSR yang ada di wilayah Tarik,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala SDN 1 Sebani, Indriana, menyebutkan bahwa kerusakan plafon sudah terjadi sejak sekitar setahun lalu. Namun hingga kini belum ada perbaikan yang dilakukan. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) masih berlangsung di ruangan-ruangan tersebut, meskipun dalam kondisi yang rawan.

“Laporannya sudah masuk, bahkan informasinya sudah disetujui masuk anggaran bulan April. Tapi realisasinya katanya baru bulan Mei atau Juni,” ucap Indriana.

Ia menambahkan, sejumlah kayu penyangga plafon sudah keropos dimakan rayap, sementara bagian plafon teras kelas juga turut ambrol. Kondisi ini membuat pihak sekolah khawatir terhadap keselamatan siswa.

“Mudah-mudahan cepat terealisasi agar KBM-nya aman dan lancar,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo diharapkan dapat segera menindaklanjuti laporan kerusakan tersebut, mengingat keselamatan dan kenyamanan peserta didik harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan pendidikan dasar. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.