214 Siswa MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo Lulus 100 Persen, Cetak Hafiz Al-Qur’an dan Raih Prestasi Internasional Cambridge

oleh -155 Dilihat
oleh
Tampak sumringah, ketika walimurid MI MINU Pucang Sidoarjo mendekap melihat sang putri lulus. (Sidoarjosatu)

SIDOARJOSATU,COM – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muslimat NU Pucang Sidoarjo kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam unggulan di Kabupaten Sidoarjo.

Hal itu disampaikan dalam acara pelepasan siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 bertajuk Farewell Ceremony Academic Year 2025-2026 yang digelar di Hall Aston Hotel Sidoarjo.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo, Dr. M. Hamim Thonari, mengumumkan keberhasilan 214 siswa kelas VI yang lulus 100 persen.

Tak hanya itu, para siswa juga mencatatkan berbagai prestasi gemilang di bidang keagamaan, akademik, hingga tingkat internasional.

BACA JUGA: Wabup Mimik Idayana Apresiasi Gukyuk Cilik 2026, Cetak Generasi Muda Promotor Wisata dan Budaya Sidoarjo

Dalam sambutannya, Hamim Thonari menegaskan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan yang relevan dengan perkembangan zaman dan dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.

Menurutnya, generasi masa depan harus memiliki kompetensi yang mampu menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Ia mencontohkan bahwa perpaduan kemampuan sains, matematika, teknologi, dan coding menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi masa depan.

Hal tersebut juga menjadi respons terhadap tingginya angka pengangguran yang sebagian dipengaruhi oleh ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja (link and match).

“Oleh karena itu, seluruh siswa MI Muslimat NU Pucang kami dorong untuk menjadi pribadi yang berada di atas standar dengan membekali diri melalui kemampuan teknologi (coding), penguasaan bahasa asing, serta penguatan karakter religius,” tegas Hamim.

BACA JUGA: DPRD Sidoarjo Minta Langkah Pencegahan Lebih Masif Terhadap Kasus HIV/AIDS yang Bertambah 200 dalam Empat Bulan

Di bidang keagamaan, MI Muslimat NU Pucang juga menunjukkan capaian yang membanggakan melalui program Tartil dan Tahfidz Al-Qur’an. Sebanyak 140 siswa berhasil masuk dalam program Hifdzil Qur’an dengan capaian hafalan yang luar biasa.

Rinciannya, sebanyak 96 siswa hafal 1 juz, 30 siswa hafal 2 juz, 8 siswa hafal 3 juz, 2 siswa hafal 5 juz, masing-masing 1 siswa hafal 6 juz, 9 juz, dan 10 juz, serta 1 siswa berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz atau khatam Al-Qur’an.

Prestasi akademik juga ditunjukkan melalui hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat kabupaten. Nilai literasi dan numerasi siswa MI Muslimat NU Pucang tercatat berada jauh di atas rata-rata madrasah lainnya.

Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, sebanyak 7 siswa meraih nilai 96,67 dan 3 siswa memperoleh nilai sempurna 100. Sementara pada mata pelajaran Matematika, 5 siswa meraih nilai 90 dan 2 siswa mendapatkan nilai 96,67.

Prestasi yang paling membanggakan datang dari hasil ujian internasional Cambridge Checkpoint yang diikuti para siswa. Hasil tersebut dibandingkan langsung dengan standar sekolah-sekolah Cambridge di berbagai negara.

BACA JUGA: Rapor Merah Tata Kelola Pendidikan Sidoarjo, Pengamat Desak SE KPK Jadi Momentum Bersih-Bersih SPMB

Dalam ujian tersebut, MI Muslimat NU Pucang berhasil mencatatkan predikat Outstanding atau setara nilai sempurna kepada sejumlah siswa. Sebanyak 6 siswa meraih predikat Outstanding pada mata pelajaran Bahasa Inggris, 7 siswa pada bidang Sains (Science), dan 12 siswa pada mata pelajaran Matematika.

Capaian internasional ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan madrasah di Sidoarjo mampu bersaing bahkan melampaui sejumlah sekolah umum berstandar internasional di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

“Kami berharap para lulusan dapat terus mempertahankan prestasi dan performa luar biasa ini saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujar Hamim.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Sidoarjo sekaligus owner Yayasan Pendidikan Sidoarjo, Dra. Ainun Jariyah, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang berhasil lulus 100 persen.

Ia berpesan agar para lulusan tetap menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman utama dalam menempuh pendidikan di jenjang yang lebih tinggi.

BACA JUGA: DPRD Sidoarjo Soroti Rekrutmen Direksi Delta Tirta, Tekankan Perbaikan Layanan

“Anak-anak, hari ini kalian dilepas oleh para ustaz dan ustazah MI Muslimat NU Pucang untuk melanjutkan perjalanan pendidikan yang lebih tinggi dan lebih kompleks. Karena itu, jangan pernah meninggalkan masjid, tetap utamakan salat dan ibadah,” pesannya.

Ainun juga mengingatkan para siswa untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi, khususnya penggunaan telepon genggam.

“Jaga salatmu, jaga HP-mu. Boleh membawa HP, tetapi gunakan untuk belajar dan hal-hal yang bermanfaat, bukan untuk bermain-main,” pungkasnya. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.