Kawasan Jalan Lippo Mall Sidoarjo Sering Banjir, Pemkab Kebut Proyek Penampungan Air Sebelum Musim Hujan

oleh -15 Dilihat
oleh
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, saat meninjau lokasi proyek di area jalan Jati Sidoarjo. (Sidoarjosatu.com/zal)

SIDOARJOSATU.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, percepatan pembangunan infrastruktur penampungan air dan rumah pompa di kawasan Lippo Mall Plaza Sidoarjo yang berada di Jalan Desa Jati Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo. Senin (21/9/2026).

Pasalnya, banjir yang berulang kali menggenangi kawasan yang perlu mendapat penanganan serius tersebut diharapkan mampu menekan genangan saat hujan deras.

Sehingga hal tersebut mendapat perhatian langsung Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana ketika meninjau langsung proyek itu.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan sekaligus mengejar target penyelesaian sebelum memasuki musim hujan.

BACA JUGA: 360 UMKM Ramaikan CFD Durungbedug, Wabup Mimik Tawarkan Kurda Rp5–10 Juta Tanpa Jaminan

Mimik menegaskan, proyek penampungan air tidak boleh sekadar selesai secara fisik. Kualitas konstruksi harus dipastikan karena bangunan tersebut nantinya menjadi salah satu bagian penting dalam sistem pengendalian banjir di kawasan Lippo.

Salah satu yang menjadi perhatian Mimik adalah kualitas material konstruksi, termasuk campuran semen dan pasir pada pembangunan rumah pompa. Ia meminta pelaksana memastikan seluruh pekerjaan sesuai gambar, spesifikasi teknis, dan perencanaan.

“Debit air kalau hujan ini kan sangat tinggi, terutama di daerah tersebut. Nah, ini mudah-mudahan bisa menjadi solusi,” ujar Mimik.

Penampungan air tersebut memiliki ukuran sekitar 8 meter lebar, 30 meter panjang, dan kedalaman 3,6 meter. Kapasitas tampungnya diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter kubik air.

Keberadaan kolam penampungan itu diharapkan dapat menahan dan mengendalikan limpasan air ketika hujan dengan intensitas tinggi, sebelum air dialirkan melalui sistem pompa.

Selain penampungan air, penyelesaian rumah pompa yang berada di depan kawasan Lippo juga menjadi perhatian. Infrastruktur tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar dua hingga tiga bulan.

Mimik meminta seluruh pihak yang terlibat tidak menyia-nyiakan waktu yang tersisa. “Waktunya hanya tinggal dua bulan, tiga bulan. Nanti sudah musim hujan. Jangan sampai bertahun-tahun itu banjir, banjir, banjir terus,” tegasnya.

Persoalan banjir di kawasan Lippo sendiri bukan masalah baru. Dalam beberapa tahun terakhir, tingginya debit air saat hujan kerap menjadi persoalan, terutama ketika curah hujan tinggi.

BACA JUGA: Salurkan Bantuan Kepada Lima Warga di Sidoarjo, Bupati Subandi: Semoga Bermanfaat dan Menunjang Mobilitas Penerima

Karena itu, proyek penampungan air dan rumah pompa ini menjadi salah satu titik penting dalam upaya mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut.

Pemkab Sidoarjo kini dituntut memastikan proyek tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kapasitas dan kualitas yang mampu bekerja ketika hujan deras datang.

“Ukuran keberhasilan proyek bukan sekadar bangunan berdiri, melainkan seberapa efektif infrastruktur tersebut mampu mengendalikan air dan mengurangi genangan yang selama ini menghantui kawasan sekitar Lippo Plaza Sidoarjo,” pungkasnya. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.