Menguatkan Desa, Menginspirasi Indonesia: Rektor UMAHA Lepas Mahasiswa KKN 2026

oleh -803 Dilihat
oleh
Foto : Rektor UMAHA, dr. Hidayatullah, Sp.N., saat membuka pelepasan KKN UMAHA 2026 yang digelar di Gedung Grha Anugerah Gusti 2 pada Sabtu (26/7/2026). Dok : hms/UMAHA

SIDOARJOSATU.COMUniversitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) secara resmi melepas 325 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang akan mengabdi di berbagai desa di Kabupaten Sidoarjo dan Gresik selama satu bulan. Mengusung tema “Penguatan Desa Berkelanjutan melalui Edukasi Kesehatan, Inovasi Digital, Ekonomi Kreatif, Literasi Hukum, dan Pemberdayaan Masyarakat”, program ini diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan desa.

Para peserta dibagi ke dalam 12 kelompok yang akan ditempatkan di Kecamatan Prambon dan Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, serta Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Selama masa pengabdian, mahasiswa akan menjalankan berbagai program berbasis potensi lokal dengan pendekatan lintas disiplin ilmu.

Pembukaan KKN UMAHA 2026 digelar di Gedung Graha Anugerah Gusti 2 pada Sabtu (26/7/2026). Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, ditandai dengan pemukulan gong oleh Rektor UMAHA, dr. Hidayatullah, Sp.N., sebagai simbol dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa mahasiswa yang diterjunkan ke desa merupakan representasi kampus sehingga dituntut menjaga sikap, etika, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan tempat mereka mengabdi.

Baca juga : Rektor UMAHA SIDOARJO Dilantik Sebagai Ketua Korwil KOHKARSSI Jawa Timur

“Hari ini kalian berangkat bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai representasi Universitas Maarif Hasyim Latif. Masyarakat akan mengenal kampus ini melalui sikap dan pengabdian kalian. Pegang teguh falsafah ‘Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.’ Hormati budaya, adat istiadat, dan nilai-nilai yang hidup di masyarakat,” tegas Hidayatullah.

Rektor yang juga menjabat sebagai Ketua Konsultan Hukum Kesehatan dan Advokasi Rumah Sakit Seluruh Indonesia Koordinator Wilayah Jawa Timur, itu berharap seluruh program kerja mahasiswa mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak berkelanjutan bagi kemajuan desa.

Ketua Panitia KKN UMAHA 2026, Heru Romadon menjelaskan bahwa tema yang diangkat mencerminkan komitmen universitas dalam mendukung pembangunan desa melalui kolaborasi multidisiplin.

Menurutnya, mahasiswa didorong untuk menghadirkan program yang tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mampu memberikan solusi yang aplikatif sesuai kebutuhan masyarakat.

“KKN tahun ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya hadir dengan program seremonial, tetapi mampu menghadirkan solusi yang aplikatif sesuai kebutuhan masyarakat. Mulai dari edukasi kesehatan, pemanfaatan teknologi digital, penguatan UMKM melalui ekonomi kreatif, peningkatan kesadaran hukum, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal,” ujar Heru.

Baca juga : Ribuan Peserta Meriahkan Karnaval 1 Muharram, YPM dan UMAHA Serukan Gerakan Hijau Tanpa Polusi

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN.

“Dengarkan kebutuhan masyarakat, berkolaborasilah dengan pemerintah desa, dan tinggalkan karya yang bermanfaat bahkan setelah KKN ini berakhir. Jadikan pengabdian ini sebagai proses belajar untuk menjadi pemimpin yang memiliki empati, integritas, dan kepedulian sosial,” pesannya.

Sementara itu, perwakilan peserta KKN, Anna Aprilia dari Fakultas Hukum UMAHA, menyampaikan kesiapan mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk mengabdi di tengah masyarakat. KKN menjadi kesempatan berharga untuk mengimplementasikan ilmu yang kami peroleh di bangku kuliah sekaligus belajar dari kehidupan masyarakat secara langsung. Kami siap menjaga nama baik almamater dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan desa,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan KKN 2026 UMAHA,  diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu memperkuat pembangunan desa melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan menjadi motor penggerak terciptanya desa yang sehat, produktif, melek teknologi, sadar hukum, serta semakin mandiri. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.