Menuju Sidoarjo Bebas TBC 2030, Pemkab Kampanye Temukan, Obati, Sampai Sembuh

oleh -416 Dilihat
oleh
Foto : Bupati Sidoarjo H. Subandi secara resmi membuka Kampanye Penuntasan Tuberkulosis yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo di Alun-Alun Sidoarjo, Minggu (9/11/2025).

SIDOARJOSATU.COM – Dalam upaya mempercepat penuntasan penyakit Tuberkulosis (TBC), Bupati Sidoarjo H. Subandi secara resmi membuka Kampanye Penuntasan Tuberkulosis yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo di Alun-Alun Sidoarjo, Minggu (9/11/2025).

Kegiatan yang mengusung tema“Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS)” ini dihadiri oleh seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sidoarjo serta masyarakat umum. Kampanye tersebut menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mendeteksi dini dan mengobati TBC secara tuntas, sejalan dengan target Sidoarjo Bebas TBC tahun 2030.

Acara ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan seperti senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, skrining TBC, dan pengecekan gula darah. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam mengikuti layanan kesehatan gratis yang disediakan.

Dalam sambutannya, Bupati H. Subandi menegaskan bahwa TBC masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang harus diselesaikan bersama. Ia mengimbau masyarakat agar tidak takut melakukan pemeriksaan TBC, karena penyakit ini dapat disembuhkan apabila pasien disiplin menjalani pengobatan.

“Penyakit TBC masih menjadi persoalan serius bagi bangsa kita. Oleh karena itu, masyarakat Sidoarjo jangan takut untuk melakukan pemeriksaan TBC,” ujar H. Subandi.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menuntaskan TBC. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kata dia, telah menyediakan layanan pemeriksaan dan pengobatan TBC secara gratis di seluruh puskesmas dan rumah sakit daerah.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyediakan layanan pemeriksaan dan pengobatan TBC secara gratis. Masyarakat hanya perlu mendatangi puskesmas atau rumah sakit terdekat,” jelasnya.

H. Subandi juga menegaskan bahwa kampanye ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan nyata menuju masyarakat yang lebih sehat.

“Acara ini tidak hanya seremonial saja, tetapi ini adalah awal gerakan nyata. Gerakan untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan kita. Marilah kita satukan langkah dan tekad untuk Sidoarjo bebas TBC pada tahun 2030,” serunya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina, melaporkan capaian penanganan TBC di wilayah Sidoarjo yang terus menunjukkan kemajuan.

“Capaian penemuan kasus TBC di Sidoarjo saat ini adalah 4.669 kasus atau 80%, dengan angka keberhasilan pengobatan mencapai 84%. Investigasi kontak telah mencapai 57% dan telah diberi pengobatan TBC sebesar 33%,” paparnya.

Menurut Lakhsmie, pada Triwulan III tahun 2025, progres penanganan TBC di Kabupaten Sidoarjo telah mencapai 93%, angka yang menunjukkan komitmen kuat seluruh tenaga kesehatan dalam mendukung target nasional eliminasi TBC.

Dengan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, Kabupaten Sidoarjo optimis dapat mewujudkan “Sidoarjo Bebas TBC 2030” sebagai langkah nyata menuju masyarakat yang lebih sehat dan produktif. (Had).

No More Posts Available.

No more pages to load.