Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Subandi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Lawan Intoleransi

oleh -32 Dilihat
oleh
Bupati Sidoarjo, Subandi, saat memimpin upacara Hari Lahir Pancasila. (Ist)

SIDOARJOSATU.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-alun Sidoarjo, Senin (1/6/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi sebagai inspektur upacara.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda Sidoarjo, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, unsur TNI-Polri, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta peserta upacara dari berbagai elemen masyarakat.

BACA JUGA: Wabup Mimik Apresiasi Peluncuran Lagu, Dorong Budaya Bersih di Kawasan CFD

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tahun ini, Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Mempersatukan Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan sebagai perekat persatuan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi landasan dalam mewujudkan perdamaian dan harmoni di tingkat global.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan. Indonesia tetap berdiri kokoh dalam keberagaman suku, budaya, dan agama dalam satu ikatan kebangsaan,” ujar Subandi saat membacakan sambutan Kepala BPIP.

BACA JUGA: Bupati Subandi Sidak 4 RTLH di Sedati, Pastikan Renovasi Segera Dilakukan Juni Ini

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa Pancasila merupakan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia. Nilai-nilai musyawarah, gotong royong, dan kemanusiaan menjadi kekuatan utama Indonesia dalam menjaga persatuan sekaligus berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia.

Selain itu, generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur Pancasila diharapkan tidak berhenti sebagai simbol atau hafalan semata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata, baik dalam kebijakan maupun perilaku sosial masyarakat.

“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak persatuan bangsa. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi toleransi, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan,” lanjutnya.

Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 berlangsung dengan penuh semangat kebangsaan. Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap nilai-nilai Pancasila semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat sebagai fondasi memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta mewujudkan Indonesia yang damai, adil, dan sejahtera. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.