Seorang Balita di Balongbendo Tewas Diduga Dianiaya Ayah Kandung, Polisi Amankan Pelaku

oleh -265 Dilihat
oleh
Tersangka. (Ist)

SIDOARJOSATU.COM — Peristiwa tragis mengguncang warga Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Seorang balita perempuan berusia 3,5 tahun berinisial R dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.

Kasus ini terungkap setelah jajaran Polsek Balongbendo menerima laporan warga pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 09.15 WIB terkait dugaan kekerasan terhadap anak yang berujung kematian.

Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono, mengatakan korban merupakan anak dari terduga pelaku berinisial ARY (26), warga Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo.

Menurut keterangan awal, sekitar pukul 06.00 WIB pelaku meminta bantuan perangkat desa untuk mengantarkan anaknya ke bidan karena mengalami kejang-kejang.

Baca juga:Sri Setyo Pertiwi Opname, Jaksa Batal Hadirkan Terdakwa Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Tulangan Sidoarjo

Namun setelah diperiksa, bidan menyarankan agar korban segera dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya sudah dalam keadaan kritis.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Sidoarjo Barat. Sayangnya, setibanya di rumah sakit nyawa balita tersebut tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis.

Jenazah korban selanjutnya dibawa pulang ke rumah keluarga di Dusun Gembongan, Balongbendo.

Saat anggota Polsek Balongbendo mendatangi lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, petugas menemukan sejumlah luka memar pada tubuh korban.

Luka tersebut terlihat di beberapa bagian tubuh, di antaranya pada dahi, bibir, dada, perut hingga paha, yang menimbulkan dugaan kuat adanya tindak kekerasan.

Melihat kondisi tersebut, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap ayah korban. Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap anaknya menggunakan tangan kosong.

Baca juga:Sosialisasikan Perbup Baru, Pemkab Sidoarjo Perkuat Peran LKD sebagai Motor Pembangunan Desa

Petugas kemudian mengamankan pelaku ke Mapolsek Balongbendo guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, Unit Reskrim Polsek Balongbendo berkoordinasi dengan Tim Inafis dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Sidoarjo.

Sekitar pukul 11.30 WIB, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk dilakukan visum serta pemeriksaan lebih lanjut.

Dari informasi sementara, diduga korban telah mengalami kekerasan sejak sehari sebelumnya. Polisi juga mengungkapkan bahwa ibu korban diketahui meninggal dunia sekitar satu bulan lalu, sehingga korban selama ini tinggal bersama ayahnya di rumah tersebut.

Saat ini penyidik masih mendalami motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya.

Kapolsek Balongbendo menegaskan pihaknya akan menangani perkara ini secara serius mengingat korban merupakan anak di bawah umur.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut dan saat ini ditangani bersama Unit PPA Polresta Sidoarjo,” pungkasnya. (zal)

No More Posts Available.

No more pages to load.